Di-Kendari Aksi Mahasiswa Telan Satu Orang Tewas Tertembak

Advertisement

Di-Kendari Aksi Mahasiswa Telan Satu Orang Tewas Tertembak

60 MENIT
Kamis, 26 September 2019

60Menit.com - Demo Mahasisiwa Kendari Sulawesi Tenggara, Kamis (26/09/2019)

60MENIT.CO.ID ▪️Seorang mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara meninggal tertembak peluru yang diduga berasal dari tembakan aparat kepolisian setempat. Kamis (26/09/2019)

Korban meninggal bernama Randi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO.

Randi tewas tertembak saat bentrokan terjadi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (26/9/2019)

Menurut keterangan Kepala Ombudsman RI Mastri Susilo, Randi dilarikan ke Rumah Sakit Dr R. Ismoyo (Korem) pukul 15.30 WITA, dalam keadaan hidup. Lantaran peluru bersarang di dada sebelah kanan, akhirnya nyawa Randi tak dapat diselamatkan

“Lima belas menit setelah dirawat, tepatnya 15.45 langsung dinyatakan meninggal dunia. Kami tidak tahu dari jurusan mana anak inu karena informasinya simpang siur. Pelurunya juga belum kami ketahui, ini akan kami selidiki,” ungkap Mastri seperti diberitakan media daring lokal.

Mastri mengemukakan insiden tersebut diduga akibat kesalahan prosedur dari kepolisian. Untuk saat ini, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Irwasda Polda Sultra untuk menyelidiki pelaku penembakan.

Selain Randi, satu mahasiswa lain alami luka kritis di bagian kepala dan dirujuk di rumah sakit Bahteramas. Korban kritis tersebut diketahui bernama Laode Yusuf Badawi. Yusuf terkena hantaman aparat.

Untuk diketahui, ribuan mahasiswa se-Kota Kendari mengepung gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis siang. 

Massa aksi melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Sultra menuntut pencabutan UU KPK dan mempertahankan UU KPK sebelumnya, menolak RKHUP serta menolak RUU Pertanahan.

Seperti dilansir Antara, dalam aksi tersebut, massa melakukan pelemparan ke arah gedung DPRD Sultra dengan batu dan kayu.

Kepolisian melakukan tembakan gas air mata ke arah masa aksi. Akibat unjuk rasa tersebut, arus lalulintas di daerah MTQ Kota Kendari terganggu. 

Banyak pengendara langsung mencari jalan alternatif lain.

(*)