Dansektor-7, Pelaku Industri Bandel Saya Tutup Saluran Limbahnya

Advertisement

Dansektor-7, Pelaku Industri Bandel Saya Tutup Saluran Limbahnya

60 MENIT
Jumat, 13 September 2019

60Menit.co.id - Kolonel Kav. Purwadi (tengah) didampingi Aan, pada saat pembukaan Coran Anak Sungai Cisuminta, Jumat (13/09/2019)

60MENIT.CO.ID, Bandung - Pasca penutupan 11 saluran siluman pelaku industri yang membandel, IPAL Komunal PT MCAB tergenang banjir setinggi 1 meter akibat luapan  dari aliran anak sungai Cisuminta.

Hal itu disampaikan Dansektor 7, Kolonel Kav. Purwadi saat bertemu dengan para pengusaha yang diinisiasi oleh Dirut MCAB Lucky Candradinata di PT Nagasakti Kelurahan Pasawahan Kec. Dayeuhkolot. Jum'at (13/09).

"Saya tidak sekonyong-konyong menutup anak sungai, semua pake proses, setelah ditutup malah makin menjadi jadi membuang limbahnya," Ujar Dansektor 7.

60Menit.co.id

"Saya juga tidak mau dianggap melakukan pembiaran dengan kondisi Anak Sungai Cisuminta, ketika ada perintah untuk melakukan tindakan, ya saya tutup salurannya". tegas Purwadi

Menurut Kol. Kav Purwadi, Penutupan anak sungai Cisuminta merupakan yang kedua kalinya, dulu pernah satgas sampai harus menyelam mengabaikan bahaya limbah kimia, "tapi demi tugas semua dilakukan," Tandasnya.

Ditambahkan Kol. Kav. Purwadi, "Hari ini kita akan buka Coran tersebut, dan kami akan tutup aliran Cisuminta dari Citepus, agar airnya berkurang, itu akan memudahkan kami menelusuri pipa siluman dari Perusahaan mana yang selama ini bandel membuang limbahnya langsung," Tuturnya.

"Setelah ketahuan, Perusahaannya akan kami serahkan kepada pihak Gakkum. untuk diproses secara hukum," Tegas Dansektor 7.

60Menit.co.id
Selain dihadiri oleh Dansektor 7, pertemuan dengan pengusaha juga dihadiri oleh Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat dan Lurah Pasawahan Memet.

Sementara itu, Lucky Candradinata atau Aan menyampaikan, bahwa kita akan selamatkan para pengusaha yang sudah mau berusaha dengan baik, jangan sampai mereka terkena imbasnya.

"Sejak tanggal 10 September, MCAB sudah menghentikan pengolahan IPALnya, kita sangat memahami, imbas nya terhadap  industri pasca penutupan anak sungai Cisuminta," Ucap Aan.

"Saya berharap kepada teman teman media untuk terus mengawal persoalan ini, saya tidak berusaha untuk menutupi siapa pengusaha nakal itu," Imbuhnya.

60Menit.co.id
Ditegaskan Aan," Bahwa selama ini MCAB tidak mempunyai saluran siluman, sambil ini berjalan, saya berharap media untuk selalu memonitor, kalau pelakunya sudah tertangkap, seperti apa kata Dansektor, Kami akan lakukan proses hukum".

Dikhawatirkan limpasan air limbah dari anak sungai Cisuminta akan menggenangi pemukiman warga, maka sore harinya Coran langsung dibuka oleh satgas Citarum dibantu masyarakat.

(Zho)