Sub 12-22, Apresiasi Aduan Warga Untuk Buktikan Pabrik Buang Limbah ke-Sungai

Advertisement

Sub 12-22, Apresiasi Aduan Warga Untuk Buktikan Pabrik Buang Limbah ke-Sungai

60 MENIT
Senin, 14 Oktober 2019

60Menit.co.id - Pihak Management Kimia Farma ketika di sidak oleh Sub 12-22, terkait Praduga Membuang Limbah Ke Sungai Babakan Ciamis, Senin (14/10/2019)

60MENIT.CO.ID ☐ Penelusuran diduga sumber limbah dari beberpa pabrik mengalir ke Anak Sungai Babakan Ciamis, lokasi Rw.02, Satgas Sub 12-22 melangsungkan sidak ke Pabrik PT. Kimia Farma, Cicendo, senin (14/10/2019)

Dasar hasil telusur pada hari minggu atas aduan Ketu RW. 02 Babakan Ciamis (Koko) terlihat sungai membludak hitam kelam dan berbau khas limbah, Sub 12-22 mendatangi Pabrik Kimia Farma, karena penelusuran tersebut berakhir di PT. Kimia Farma (Pabrik Industri Farmasi) yang terletak di Jl. Pajajaran No. 29.

Dra. Lilis Dachlyati (Asman UK3L. PT. Bio Farma)  saat menerima kunjungan, mengatakan bantahannya, "Pembuangam limbah nirmal, kami melakukan secara rutin dari hasil produksi tiap hari tiada henti, bahkan kami dibawah binaan dan pengawasan DLHK Kota Bandung, yang dilaporkan secara rutin tiap bulan" jelasnya

60Menit.co.id - Dra. Lilis Dachlyati (Asman UK3L. PT. Bio Farma)
Menurutnya, IPAL dari Bio Farma sudah mengikuti aturan yang berlaku, bahkan hasil penelitian pihak DLHK Kota Bandung sudah sesuai dengan standar mutu.

"IPAL dari kami sesuai dengan baku mutu dan menjalankan protapnya sesuai dengan yang dianjurkan pemerintah, pada prinsipnya pihak kami sangat mengapresiasi dan mendukung program citarum harum" imbuh Lilis.

Pada kesempatan yang sama, Dang Ridwan (Bidang Pengkajian IPAL DLHK Kota Bandung) mengatakan, "Kalaupun secara intens laporan ke pihak kami, namun perlunya peninjauan dan penyidikan kembali di lapangan, untuk menentukan kebenarannya, apalgi dengan adanya laporan dari warga yang diperkuat oleh satgas " ucapnya.

Pengawasan dan operasi sungai yang dilakukan oleh Satgas Sub 12-22 citarum harum, yang dipimpin oleh Serka Apri Agung, menemui sungai yang airnya bau menyengat dan berwarna hitam, sudah jelas bahwa ini adalah limbah pabrik, namun pembuktian perlu di perlihatkan.

"Hasil telusur yang kami lakukan belum menemukan hasil yang jelas, soalnya diduga limbah yang membuat hitamnya air Anak Sungai Babakan Ciamis, belum diketahui sumbernya darimana" jelas Apri.

60Menit.co.id - Foto Anak Sungai Babakan Ciamis, ketika terlihat ada buangan limbah (Sumber Ket. Rw.02, Minggu 13/10/2019)

Koko, Ketua RW, 02 Kelurahan Babakan Ciamis, mengatakan, "Sudah tiga atau empat bulan kebelakang sekarang terlihat lagi Jam 13.00 yang berlangsung hanya 30menit sungai terlihat hitam dan bau menyengat, saya duga ini bersumber dari Pabrik Kimia Farma, karena pabrik lain dan rumah sakit jaraknya agak jauh dari sini" katanya

Hal ini belum terbukti kepastiannya, namun masyarakat mengira kuat pabrik kimia farma, bisa saja dilakukan buka tutup keran pipa limbah pembuangan. 

Dari pihak DLHK Kota Bandung akan menelusuri besok hari selasa, karena senin ini keburu sore, jadi pembuktiannya belum dipastikan. 

(Zho)