Sekjen RAPI Lokal Empat Eyang Kamojang Peduli Citarum Harum

Advertisement

Sekjen RAPI Lokal Empat Eyang Kamojang Peduli Citarum Harum

60 MENIT
Minggu, 17 November 2019

60Menit.com - Dedi Zaenal (Eyang Kamojang), Sekjen RAPI Kabupaten Bandung, Minggu (17/11/2019)
60MENIT.COM, Kab. Bandung ☐ Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Bandung Lokal 4 Dedi Zaenal atau yang biasa di kenal Eyang Kamojang yang sudah dua tahun aktif di kepengurusan sebagai Sekjen RAPI, Minggu (17/11/2019)

Selain di kepengurusan RAPI beliau juga merupakan seorang pengusaha yang sukses di bidang pertextilan juga aktif di kepungurusan sebagai Ketua Komunitas Pengusaha Textil Kabupaten Bandung.

Ketika ditemui awak media  dikediamannya di Kamojang Kecamatan Ibun, pada sabtu 16 Nopember 2019, Eyang menyambutnya dengan senang hati dan sangat respon terhadap media.

"Karena media merupakan salah satu terobosan yang sangat bagus sebagai kontrol sosial juga sebagai sarana untuk menyampaikan informasi ke publik baik positif maupun negatif" Katanya.

Menurut Eyang, "Media juga memiliki kafasitas dan fasilitas untuk membangun kemitraan yang baik, bersinergi dengan pemerintah maupun dengan pihak swasta". ungkap Eyang.

60Menit.com

RAPI Lokal Empat Peduli Citarum Harum.

Sekjen RAPI Lokal IV Dedi Zaenal (Eyang Kamojang) bersama Anggota Siap Sukseskan Citarum Harum Citarum Bersih

Sementara dalam kepengurusan RAPI, Eyang yang sebelumnya  sebagai anggota sekarang dipercaya untuk menjadi Sekjen di lokal empat wilaya majalaya Kabupaten Bandung.

"Selama dipercaya jadi pengurus di RAPI alhamdulillah kami udah melaksanakan kegiatan seperti Citarum Bersih dengan melakukan penanaman pohon di hulu citarum tepatnya di 0.KM situ Cisanti, BAKOM, Ganjel Ban ketika musim mudik lebaran karena Jalan kamojang merupakan jalur alternatif bagi para pemudik, para anggota RAPI membuatkan balok ganjal ban ikut melakukan pengganjalan dilokasi, ini semua dilakukan dengan sukarela tanpa imbalan" Katanya.

"Sementara rencana program jangka panjang kami ingin membuat lima rumah 1 bak pembakaran sampah, mengapa harus ada lima rumah 1 bak pembakaran sampah karena selama ini belum ada solusinya mengenai penanggulangan sampah terutama khusus sampah limbah plastik, karena yang terjadi banjir selama ini, apa lagi dimusim hujan sekarang ini yang terbawa oleh air dari atas kebawah itu banyak sampah dan limbah plastik terbawa air hujan  dan banjir." imbuh Eyang.

"Sangat mengerikan sekali maka dengan itu kami bersama RAPI punya rencana menyediakan Bak Pembakaran sampah 5 rumah 1 bak pembakaran sampah plastik, selain itu ikut mendukung “Citarum Harum” dan sudah banyak kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang sudah dilakukan  oleh RAPI". tutur Eyang

Selanjutnya Eyang berharap adanya perhatian dari pemerintah apa yang udah dilakukan dan akan dilakukan oleh RAPI, karena RAPI punya program dengan tujuan ingin meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui program KUKM Melalui ” JAWARA” (Jaringan Warung Rakyat)". Pungkasnya.

(Wawan)