BANDROS NIGHT MENGAJAK ANDA WISATA DI BANDUNG DALAM SUASANA MALAM HARI MELEWATI DAERAH YANG MEMILIKI MISTERI

Advertisement Adsense

BANDROS NIGHT MENGAJAK ANDA WISATA DI BANDUNG DALAM SUASANA MALAM HARI MELEWATI DAERAH YANG MEMILIKI MISTERI

Wak Puji
Minggu, 29 Desember 2019

Bandros night yang di hiasi lampu berwarna warni 

60menit.co.id, Bandung ~ Bandung Tour on Bus (Bandros), bus wisata ikonik Kota Bandung kini tak hanya beroperasi di siang hari. Bandros kini telah beroperasi di malam hari. Night Bandros namanya.

Sebagaimana namanya, Bandros ini mulai beroperasi malam hari, pukul 18.30–21.00 WIB setiap Jumat dan Sabtu.

Rute Night Bandros pun dipilih melalui jalur-jalur yang banyak diminati wisatawan, seperti Jalan Asia Afrika hingga Jalan Cihampelas. Rute ini menarik bagi wisatawan maupun warga Bandung yang ingin menghabiskan malam akhir pekannya untuk berkeliling kota. 

Kepala UPT Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Yudhiana menuturkan, gagasan lahirnya Night Bandros karena melihat banyaknya permintaan penambahan jam operasional. Ide itu pun muncul agar wisatawan tetap bisa berwisata di malam hari.

Selain itu, lanjut Yudhiana, ia ingin wisatawan bisa merasakan sensasi berbeda karena Night Bandros melewati lokasi angker atau yang memiliki cerita misteri di Kota Bandung, seperti Rumah Kentang, Jalan Belitung, hingga Taman Maluku.

"Night Bandros dioperasionalkan untuk melayani wisatawan yang tidak terlayani di Siang hari. Selain itu kita coba ada sedikit perbedaan dengan yang siang hari. Di malam kita mencoba objek-objek berbau misteri," ujar Yudhiana, Minggu (29/12/2019). 

Yudhiana menambahkan, Dishub Kota Bandung menyediakan dua rute Night Bandros, yakni mulai Alun-alun dan Museum Geologi. Tarif yang diberlakukan pun sama, yakni Rp 20.000 sekali jalan. Empat atau enam bus sekali jalan disediakan untuk melayani dua rute tersebut. 

Berikut rute Night Bandros yang bisa Anda nikmati. Rute 1 melewati Alun-alun - Jalan Banceuy - Naripan - Braga - Suniaraja - Perintis Kemerdekaan - Wastukancana - Aceh - Merdeka - Balai Kota (Dewi Sartika) - R.E. Martadinata –Ir. H. Djuanda - Surapati - Sentot Ali Basya - Diponegoro - Cimandiri - Cisanggarung - Citarum - Cilaki - Bengawan - Anggrek - Patrakomala - Gandapura - Gudang Utara - Jend. A. Yani - Asia Afrika - Alun-alun

Rute 2 melewati Jalan Diponegoro - Cimandiri - Cisanggarung - Citarum - Cilaki - Bengawan - Anggrek - Patrakomala - Gandapura - Gudang Utara - Jend. A. Yani - Asia Afrika - Alun-alun - Banceuy - Naripan - Braga - Suniaraja - Perintis Kemerdekaan - Wastukancana - Aceh - Merdeka - Balai Kota (Dewi Sartika) - R.E. Martadinata - Ir. H. Djuanda - Surapati - Sentot Ali Basya - Jalan Diponegoro. (Djie)