Desa Sukasenang Bersiap Menjadi Desa Penyangga Pelebaran Perkotaan Garut

Advertisement Adsense

Desa Sukasenang Bersiap Menjadi Desa Penyangga Pelebaran Perkotaan Garut

Wak Puji
Sabtu, 07 Desember 2019

Kades Sukasenang Iwan Ridwan Saat membuat Visualisasi Geliat Pembangunan Desa untuk Iklan Layanan Masyarakat

60MENIT.CO.ID, Garut -  Geliat pembangunan infrastruktur Kabupaten Garut terus digenjot dalam lima tahun terakhir ini, seperti pembangunan jalan baru serta perbaikan dan pelebaran ruas jalan disejumlah wilayah yang menjadi kawasan pengembangan kota Garut yang kini semakin terasa menyempit.

Pelebaran kawasan perkotaan Garut kini semakin terus bergeser kesejumlah wilayah kecamatan penyangga perkotaan seprti Kecamatan Banyuresmi, Karangpawitan, Cilawu dan Kecamatan Samarang Garut.

Salah satu Desa yang berada di kecamatan Banyuresmi sebagai Desa penyangga perkotaan adalah Desa Sukasenang yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tarogong Kaler dan tarogong Kidul juga wilayah kelurahan Sukamentri yang dibatasi oleh Sungai Cimanuk Garut.

Kepala Desa Sukasenang Iwan Ridwan mengatakan pihaknya sangat menyadari jika pelebaran kawasan perkotaan Garut kini mulai bergeser kewilayah Desa yang dipimpinnya.

“Sudah sangat terasa semenjak jalan baru di bangun yaitu ruas jalan KH. Anwar Musaddad yang membelah sebagian wilayah Desa kami, harga tanah mulai merangkak naik juga keramaian makin terasa sekali geliatnya,”Kata Iwan Ridwan kepada 60MENIT.CO.ID.

Menurutnya kondisi tersebut telah disikapi pihaknya dengan terus bersolek dan membuat sejumlah terobosan dalam membantu percepatan pembangunan yang digulirkan duet bupati Rudy Gunawan-Helmi Budiman.

“tentu saja kami warga desa Sukasenang merespon geliat tersebut dengan cepat dan bersiap menjadi salah satu kawasan penyangga pelebaran kawasan kota Garut ini,”ungkapnya.

Iwan juga meyakini sejumlah potensi unggulan di Desanya akan segera menjadi bagian pengembangan yang akan menunjang pelebaran kawasan perkotaan dengan sendirinya.
“salah satu potensi yang akan menjadi daya tarik wisata adalah hadirnya bendungan Copong, itu sebagiannya masuk di Desa Sukasenang dan potensial jika kami kembangkan menjadi destinasi wisata baru.”tuturnya.

Iwan juga menyebut sejumlah potensi lainnya terus diolah pihaknya agar seiring perkembangan pelebaran perkotaan warganya tidak ketinggalan dan tergeser arus pembangunan yang semakin cepat.
“kami harus membekali warga kami dengan berbagai keyakinan dan kemampuan agar tetap bertahan dan mampu mengimbangi dan mendapat manfaat dari adanya pelebaran kawasan perkotaan tersebut,”tukasnya. (Djie)