BUDI GANGAN: MENGUCAPKAN TURUT BELASUNGKAWA KEPADA KELUARGA KORBAN TENGGELAM DI PANTAI CIJERUK

Advertisement Adsense

BUDI GANGAN: MENGUCAPKAN TURUT BELASUNGKAWA KEPADA KELUARGA KORBAN TENGGELAM DI PANTAI CIJERUK

Wak Puji
Selasa, 14 Januari 2020

60menit.co.id, Garut - Ditemukannya korban kecelakaan laut oleh warga nelayan di pesisir pantai Cibaluk yang sebelumnya diberitakan merupakan salah satu orang korban yang belum ditemukan dari dua orang yang tenggelam atas nama Rusnita Alias Bojes (30) beralamat kampung Ciakar RT. 03 RW. 04, Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang.
Korban tenggelam yang merupakan wisatawan yang tengah pelesir di kawasan Pantai Cijeruk Indah, ditemukan pada hari ini, Senin (13/01), pukul 05.30 WIB, selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Cibalong.

Dua rekan korban yang sama-sama tenggelam dan terseret arus air Samudra Hindia saat berenang di Pantai Cijeruk Indah yang bernama Slamet (45) dan Supriadi (46) terlebih dahulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Garut, H. Budi Gangan Gumilar SH. M.Si. saat dimintai konfirmasinya usai pelaksanaan apel di Lapang Setda, jalan Pembangunan Garut, Jawa Barat. Selasa (14/01).

Kadisparbud menjelaskan daerah sekitar pantai Cijeruk Indah memang diperuntukan untuk Cagar Alam dan berada dibawah koordinasi Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) serta tidak diperuntukan untuk wisata pantai apalagi berenang di kawasan tersebut.

“Jadi itu di luar kewenangan kami sebagai regulator pariwisata di Kabupaten Garut, karena keberadaan pantai Cijeruk Indah itu belum masuk pada wilayah Disparbud Garut”, Ungkapnya.

Tapi terlepas dari itu semua Kadisparbud juga turut merasa prihatin atas musibah yang menimpa tiga orang pelancong yang berasal sari luar kabupaten Garut tersebut dan dirinya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.


“Semoga ketiga korban tenggelam diterima di sisi Allah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas musibah yang terjadi”, pungkasnya. (Djie)