Kudrat : KADIN Garut Harus Lebih Cerdas Menyikapi Berbagai Permasalahan Dunia Usaha

Advertisement Adsense

Kudrat : KADIN Garut Harus Lebih Cerdas Menyikapi Berbagai Permasalahan Dunia Usaha

Wak Puji
Sabtu, 11 Januari 2020


Kundrat Kanda Permana (Pengamat Pembangunan Daerah). Tulisan ini menyambut Musyawarah Kabupaten KADIN Garut.

60menit.co.id, Garut - Sebagai organisasi yang bergerak dalam pengembangan ekonomi, dunia usaha kita diharapkan mampu membaca arah gerak zaman. Dimana paradigma ekonomi dunia telah mengalami perubahan yang mendasar. Dari konglomerasi ke ekonomi jaringan.

Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, telah mengubah wajah ekonomi dunia. Dimana aktivitas ekonomi bukan hanya milik industri bermodal besar besar, tapi siapa saja yang lebih cepat dan lebih siap mengejar perubahan.

Sebagai organisasi yang bergerak dalam pengembangan dunia usaha, KADIN diharapkan menjadi pelopor utama dalam terciptanya terobosa-terobosan baru yang mampu menggerakan dunia usaha kita akan bisa bersaing dalam percaturan global. Mengingat fungsinya sebagai wadah dan wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi, antara para pengusaha Indonesia dan pemerintah.

Maka sudah seharusnya KADIN lebih cerdas menyikapi berbagai permaasalahan dunia usaha yang kian kompleks, termasuk di dalamnya mengatur gerak yang seimbang antara masifnya dunia usaha dan kebijakan pemerintah yang cenderung tertinggal. Terlebih menghadapi revolusi industri 4.0, membuat kita tak bisa bersantai-santai atau kita tersemprot mesin jet sejarah.

Dalam sistem ekonomi kapital yang akhir-akhir ini dipengarhi oleh arus globalisasi informasi, setidaknya ada dua peluang yang bisa ditangkap sekaligus menjadi pekerjaan rumah untuk KADIN, yakni sebagai berikut.

Transnasionalisasi Capital

Tak sedikit dari pengusaha kita, termasuk orang-orang yang berada di internal KADIN yang aktivitas usahanya tergantung pada anggaran pemerintah, dari APBN sampai APBD. Ketergantungan pada skema anggaran membuat ruang usaha seolah sempit. Pengusaha akan berebut peluang di ruang yang sempit.

Oleh karena itu, menjadi tugas dan tuntutan bagi KADIN membuat model-model baru pembiayaan (financial engeneering) dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk bisa mendatangkan modal dari luar tanpa merecoki anggaran pemerintah.

Internasionalisasi Komoditi

Peluang yang sangat besar jika kita bisa memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk memberdayakan produk-produk daerah agar bisa mengisi pasar international. Baik itu produk pertanian, kerajinan atau yang lainnya.

Perkembangan e-commerce atau olshop akhir-akhir ini cukup marak. Namun para pebisnis lokal akan kesulitan jika harus bersaing dengan nama-nama besar. Oleh karena itu, KADIN dan pemerintah daerah dituntut bisa mengarahkan atau memfasilitasi para pelaku usaha kecil dengan membuat rumah bisnis bersama agar tenaganya lebih besar.


Demikian harapan kepada KADIN Kabupaten Garut kedepan. Semoga siapapun yang terpilih mampu membawa dunia usaha di Kabupaten Garut lebih berdaya saing dan bergairah. (Djie)