DATA TERAKHIR PENYEBARAN COVID-19 DI GARUT ODP 74 DAN PDP 7

Advertisement Adsense

DATA TERAKHIR PENYEBARAN COVID-19 DI GARUT ODP 74 DAN PDP 7

Wak Puji
Senin, 23 Maret 2020


60menit.com, Garut - Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat mengatakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) meningkat Saat ini ODP menjadi 74 dan PDP menjadi 7 orang.

Hal ini kurangnya kesadaran masyarakat tentang program pemerintah yaitu sosial distance dan yang lainnya.

“ penyebaran peningkatan ODP itu terjadi ketika dalam perjalanan maupun adanya kontak langsung, kita juga pasti ODP dan yakin sehat dan apakah brnda yang kita sentuh itu bersih?” ucapnya, Senin (23/3/20) di Kantor Diskominfo Kabupaten Garut.

Menurutnya, masyarakat sudah tahu terkait corona, namun tidak tahu mereka mengabaikan atau seperti apa. Ini tinggal tergantung kepada kesadaran masyarakat masing-masing.

“Mulai kemarin, pemerintah Kabupaten Garut bersama TNI dan Polri melakukan tindakan di perbatasan seperti di Kadungora untuk memuntus mata rantai penyebaran virus corona,” tandas Ricky.

Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi masyarakat yang tengah bepergian dari luar daerah. 

“Kami juga terus berupaya untuk masyarakat, dan melakukan penyemprotan disinfektan bagi fasilitas umum seperti pasar dan yang lainnya,” katanya.

Dirinya menghimbau agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah dan mempunyai kesadaran serta selalu menjaga kesehatan. (Djie) TERAKHIR PENYEBARAN COVID-19 DI GARUT ODP 74 DAN PDP 7

60menit.com, Garut - Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat mengatakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) meningkat Saat ini ODP menjadi 74 dan PDP menjadi 7 orang.

Hal ini kurangnya kesadaran masyarakat tentang program pemerintah yaitu sosial distance dan yang lainnya.

“ penyebaran peningkatan ODP itu terjadi ketika dalam perjalanan maupun adanya kontak langsung, kita juga pasti ODP dan yakin sehat dan apakah brnda yang kita sentuh itu bersih?” ucapnya, Senin (23/3/20) di Kantor Diskominfo Kabupaten Garut.

Menurutnya, masyarakat sudah tahu terkait corona, namun tidak tahu mereka mengabaikan atau seperti apa. Ini tinggal tergantung kepada kesadaran masyarakat masing-masing.

“Mulai kemarin, pemerintah Kabupaten Garut bersama TNI dan Polri melakukan tindakan di perbatasan seperti di Kadungora untuk memuntus mata rantai penyebaran virus corona,” tandas Ricky.

Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi masyarakat yang tengah bepergian dari luar daerah. 

“Kami juga terus berupaya untuk masyarakat, dan melakukan penyemprotan disinfektan bagi fasilitas umum seperti pasar dan yang lainnya,” katanya.

Dirinya menghimbau agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah dan mempunyai kesadaran serta selalu menjaga kesehatan. (Djie)