DICKY CHANDRA : "BUPATI GARUT BAIKNYA TERBUKA, AGAR SETIAP TINDAKAN SELARAS DENGAN YANG DISAMPAIKAN ".

Advertisement Adsense

DICKY CHANDRA : "BUPATI GARUT BAIKNYA TERBUKA, AGAR SETIAP TINDAKAN SELARAS DENGAN YANG DISAMPAIKAN ".

Wak Puji
Rabu, 11 Maret 2020


60menit.com, Garut,  - Menyikapi video Bupati Garut, Rudy Gunawan yang beredar luas di Whatsapp Grup terkait dengan pernyataannya seputar proyek pembangunan jalan poros Kecamatan Cilawu - Kecamatan Banjar Wangi, kembali disikapi oleh Pelawak, MC, sutradara, penulis naskah dan aktor  nasional, Raden Diky Chandranegara atau yang lebih dikenal dengan Dicky Candra.

Melalui jaringan selularnya Dicky Chandra menjawab pertanyaan awak media seputar tanggapannya mengenai proyek tersebut, dirinya mengatakan, selama apa yang dikatakan kepala daerah itu benar, sesuai aturan, siapapun harus patuh, Rabu (11/03).

"Namun bila salah, atau melakukan pembenaran atas sebuah kesalahan maka Kepala Daerah harus ikhlas menerima masukan dan kritikan, tapi kritikan dan masukan jangan juga bernuansa emosional", ungkapnya.

Lelaki jangkung, berlesung dagu ini juga menjelaskan bila memang jalur jalan poros Cilawu-Banjarwangi tersebut tidak masuk kawasan hutan, yang selama ini dipersoalkan masyarakat pecinta lingkungan, mungkin tidak perlu izin dari Perhutani. 



"Yah, ada baiknya terbuka agar setiap tindakan selaras dengan yang disampaikan, supaya kepercayaan masyarakat yang sudah ada semakin terjaga", imbuhnya 

Dicky berharap, semua berjalan baik, sesuai aturan yang ada, dirinya juga mengatakan, semoga  tidak ada nuasa menutupi kesalahan dengan cara-cara yang salah pula, karena dampaknya untuk masa depan lingkungan dan masyarakat. 

"Tetap semangat terima kasih masih dipercaya untuk meberikan tanggapan walau sejujurnya agak riskan karena "siapa saya" ??",  namun tidak bisa dipungkiri  alam dan lingkungan ini adalah sahabat manusia yang harus sama-sama dijaga", imbuhnya.

Di penghujung tanggapannya, Dicky Chandra juga berharap apa yang disampaikannya membawa aura positif,  bagi pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya memuaskan kelompok tertentu dalam jangka pendek, namun memperhatikan dampak bagi masa depan daerah baik masyarakat dan lingkungannya. (Djie)