YAYASAN ATHIFAH BERSAMA POC WJC BAKTI SOSIAL SANTUNI ANAK YATIM DI KABUPATEN GARUT

Advertisement Adsense

YAYASAN ATHIFAH BERSAMA POC WJC BAKTI SOSIAL SANTUNI ANAK YATIM DI KABUPATEN GARUT

Wak Puji
Senin, 02 Maret 2020


60menit.com, Garut - Komunitas anak yatim Athifah bersama Pajero Owners Community West Java Chapter (POC WJC) melaksanakan santunan kepada anak yatim di Kampung Cigangsa, Desa Situsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (01/03/2020). 

Sebanyak 209 anak yatim dari 7 Desa di Kecamatan Cisurupan dan Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, hadir dalam acara tersebut.

Ketua Komunitas Anak Yatim Athifah, Hj Titin Hartini menjelaskan, tidak hanya POC WJC, banyak pihak yang juga turut serta dalam santunan kali ini. 

"Ada dari Desa Situsari (kades), desa tetangga, rekan-rekan arisan, keluarga, dari Bandung, Kapolsek, Camat, warga setempat dan berbagai pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu," ujarnya.

Titin menceritakan, dia bersama suaminya, H. Ikin Sodikin, sudah sejak tahun 2015  memulai acara serupa tiap thaun.

Karena jumlah anak yatim terus bertambah, maka empat tahun terakhir, pihaknya menggandeng POC WJC dan berbagai pihak untuk turut serta dalam kegiatan santunan ini.

Alhamdulillah kata Titin, ajakan itu disambut baik oleh POC WJC hingga berjalan sampai sekarang.

Lebih jauh TItin menjelaskan, dalam hal ini Athifah melaksanakan santunan sifatnya secara langsung. Athifah tidak mau menerima uang yang dititipkan donatur. Artinya, ketika donatur hendak memberikan santunan wajib datang langsung dan bertatap muka dengan anak yatim.

Hal itu diterapkan untuk menghindari prasangka kurang baik, sekaligus agar pihak donatur, bisa melihat langsung kondisi anak yatim.

Maka dari itu, anggota POC WJC pun sejak empat tahun ke belakang senantiasa menyempatkan diri untuk berkunjung ke Kampung Cigangsa. Walaupun anggota POC WJC sendiri berasal dari luar Garut, seperti Bandung dan kabupaten sekitar.

Pada santunan kali ini sebut Titin, anak yatim Athifah menerima uang berkisar antara Rp 850 ribu hingga Rp 950 ribu per orangnya. 

"Selain dapat uang, mereka juga dapat tas, seragam, dan tadi ada juga sumbangan nasi box dari desa lain," katanya.

Lebih jauh Titin menyampaikan rasa prihatin dengan nasib anak yatim di dua kecamatan tersebut. Sebab secara ekonomi, mereka benar-benar keluarga miskin. Karena itu, Titin berharap sekali kepada Pemerintah dan berbagai pihak untuk lebih menaruh perhatian kepada anak yatim. 

"Karena saya serba terbatas, serba kekurangan. Saya berharap banyak pihak lain baik dari Pemerintah, ataupun pengusaha, Dinas Sosial, atau siapapun, yang bisa membantu bersama-sama untuk kesejahteraan mereka (anak yatim). Karena mereka berasal dari keluarga yang sangat-sangat tidak mampu," katanya.

Yang lebih utama kata Titin, anak yatim ini harus diperhatikan kelangsungan masa depannya. Mulai dari bagaimana perhatian terhadap pendidikan mereka, kemudian bagaimana mereka bisa mandiri dan memiliki keterampilan ke depan.

Atas perhatian POC WJC dan berbagai pihak, Titin mengucapkan banyak terimakasih atas konsistensi selama ini dalam berkontribusi di acara santunan.

" (Untuk hari ini) Saya ucapan terimakasih kepada POC WJC yang setiap acara baksos selalu memberikan, meluangkan segala sesuatunya, baik bantuan materinya, pikirannya dan segala macam untuk anak yatim Athifah. Terimaksih kepada semuanya, alhamdulilah semoga apa yang diberikan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT," katanya.

"Sama halnya untuk semua para donatur yang tidak bisa disebutkan satu persatu baik yang dari jauh maupun dekat semuanya alhamdulilah terima kasih.  Terutama kepada komunitas arisan-arisan, sahabat, suadara, saya ucapkan terimakasih," pungkasnya.

Sementara itu H Ikin Sodikin, Anggota POC WJC yang juga penyelenggara acara menjelaskan, pada momen kali ini sebanyak 38 rombongan (mobil) POC WJC hadir di acara.

Sebelum memulai acara santunan, rombongan terlebih dahulu kumpul di alun-alun Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, membawa serta 50 orang anak yatim ke mobil masing-masing untuk diarak beramai-ramai ke Kampung Cigangsa, Desa Situsari. 

"Itu sebagai rangkaian dari POC WJC untuk membahagiakan anak-anak. Setelah tiba di Desa Situsari, disambut dengan kemeriahan anak-anak sekolah dasar dan warga masyarakat," katanya.

"Alhamdulillah ini yang keempat kali (POC WJC hadir). Tadi kita dari Gedung Sate dilepas oleh Pemkot di jalanan alhamdulillah menuju alun-alun Bayongbong menuju Kampung Cigangsa, alhamdulillah lancar tertib aman dan terkendali. Rombongan hari ini POC WJC sebanyak 38 KR, yang dipimpin bapak  Rahmat sebagai Patwal motoris dari Polda Jabar," tambahnya.

Pada santunan kali ini lanjut Ikin, santunan dari POC WJC bertambah dari tahun sebelumnya. Santunan kali ini dana dari POC WJC terkumpul kurang lebih sebanyak Rp 45 juta. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada POC dan semua pihak. Juga teman-teman, warga sekitar sini, alhamdulillah juga ikut membantu dalam bakti sosial santunan anak yatim. Kami juga berterimakasih kepada anak-anak yang sudah ikut bergabung di acara bakti sosial ini," katanya.(Djie)