Kekecewaan Warga Kelurahan Lengkongjaya Garut Karena BLT APBD Dipotong

Advertisement Adsense

Bupati Garut

Bupati Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadis Pertanian Garut

Kadis Pertanian Garut

Kekecewaan Warga Kelurahan Lengkongjaya Garut Karena BLT APBD Dipotong

Wak Puji
Minggu, 24 Mei 2020

Ilustrasi

60menit.com, Garut – Warga Kelurahan Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, mengaku kecewa dengan adanya pemotongan Dana BLT APBD Kelurahan.

Mereka mengatakan, pemotongan itu terjadi di tingkat RT dan RW.

BLT APBD besarnya Rp 300 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM). BLT itu disalurkan untuk warga terdampak Covid-19 di tingkat kelurahan.

“Saat pembagian di kantor kelurahan tidak ada pemotongan, tapi setelah menerima uang BLT ada seorang Ketua RT dan RW menyusul ke rumah untuk meminta potongan uang sebesar 50 ribu rupiah,” ucap salah satu warga Lengkongjaya yang tak mau disebutkan namanya, Sabtu (23/5/20).

Dirinya merasa kecewa atas pemotongan yang dilakukan ketua RT dan RW tersebut.

Sementara Lurah Lengkongjaya, Edi Jubaedi, mengatakan, BLT diserahkan langsung oleh petugas pos bertempat di Kelurahan Lengkongjaya. Uang diterima oleh KPM langsung sebesar 300 ribu rupiah tanpa mewakilkan.

“Tidak ada pemotongan, kalaupun ada di tingkat RW itu barangkali keridoan dari yang bersangkutan untuk mereka yang tidak kebagian yang dititipkan ke ketua RW, karena di tiap RW tidak semua KK miskin tersentuh oleh BLT kabupaten” jelasnya.

Diketahui dari 1.499 jumlah KK miskin yang ada di Kelurahan Lengkongjaya, yang mendapatkan BLT kabupaten hanya 150 KK dengan yang tersebar di 12 RW.