Ini Update Terbaru Kabar Kim Jong Un dari Taiwan

Advertisement Adsense

Bupati Garut

Bupati Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadis Pertanian Garut

Kadis Pertanian Garut

Ini Update Terbaru Kabar Kim Jong Un dari Taiwan

Wak Puji
Jumat, 01 Mei 2020

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) bersama Choe Ryong Hae, wakil ketua komite pusat Partai Pekerja, tiba untuk pembukaan resmi daerah perumahan Ryomyong. (AP Photo/Wong Maye-E)
60menit.com, Internasional - Biro Keamanan Nasional (NSB) Taiwan mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un "sakit". Bahkan ada rencana darurat jika terjadi kekosongan kekuasaan di negara tersebut terjadi.

Hal ini ditulis di Taiwan News, Kamis (30/4/2020). Saat itu, anggota parlemen dari Partai Progresif Demokratik (DPP) Tsai Shih-ying bertanya kepada Direktur Jenderal lembaga intelijen itu, Chiu Kuo-cheng.

Chiu mengatakan NSB memiliki informasi yang relevan tetapi hanya dapat memberikannya secara tertutup. Karena jika dibahas secara publik, sumbernya dapat menodai nama baik lembaga.

Chiu juga menunjukkan temuan studi NSB, bahwa jika suatu hal buruk terjadi maka transisi akan berlangsung singkat. Mengenai apakah akan ada mobilisasi militer skala besar, ia menekankan bahwa Korut sangat tertutup sehingga tak bisa memberi info detil.

Spekulasi mengenai kesehatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un masih simpang siur. Kim dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani prosedur kardiovaskular (jantung) yang dikatakan gagal. Ia bahkan digosipkan mengalami cedera selama tes rudal pada 14 April lalu.

Kim terakhir kali terlihat pada 11 April silam. Ketika memimpin rapat biro politik Partai Buruh dalam menyerukan langkah-langkah tegas Korut dalam menghadapi pandemi virus corona (COVID-19).

Spekulasi bahwa ada sesuatu yang salah dengan kesehatan Kim mulai muncul sejak ia absen dari acara perayaan ulang tahun sang ayah Kim Jong Il dan kakek Kim Il Sung pada 15 April lalu. Ini merupakan hari besar nasional di Korut.

Sejumlah negara sempat mengabarkan bahwa Kim masih hidup. AS, Korsel dan Rusia menuturkan ia belum meninggal, seperti yang dikabarkan sebelumnya.

Namun masih sulit untuk memverifikasi laporan-laporan yang beredar kini. Berita mengenai kesehatan pemimpin Korut adalah salah satu rahasia negara yang paling dijaga ketat. (***)