Kol. Purwadi Tabur 350 Galon Bekteri Penjernih Air di Sungai Citarum

Advertisement

Kol. Purwadi Tabur 350 Galon Bekteri Penjernih Air di Sungai Citarum

60 MENIT
Senin, 16 September 2019

60Menit.co.id - Kol. Kav. Purwadi (Dansektor 7 Citarum Harum) menabur Bibit Bakteri MR 08 di Sungai Cutarum wilayah Desa Rancamanyar, Senin (16/09/2019)

60MENIT.CO.ID - Program Citarum Harum diemban oleh Pasukan TNI sebagai eksekutor penyelamat ekosistem air supaya bisa hidup kembali di Sungai Citarum. 

Dansektor 7 Citarum Harum (Kol. Kav. Purwadi) menabur bakteri penjernih air (MR.08) sebanyak 150 galon, di Sungai Citarum wilayah Desa Ranca Manyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Senin (16/09/2019) untuk mengurai limbah di dalam air, supaya air bersih dan tidak bau. 

"Ini bekerjasama dengan PT. Pusaka Agro Facific. sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembang microba Mr.08. Kusus untuk penjernih air sungai" ucapnya

Kegiatan ini merujuk pada Bakti Sosial (Baksos) masih rangakaian Peringatan HUT TNI ke-74, sebelum melaksanakan Bakti Kesehatan pokok di Desa Sukamukti yang direncanakan pada tanggal 21 September 2019 pekan depan.

60Menit.co.id - Kol. Kav. Purwadi (Dansektor 7 Citarum Harum)
"Penebaran bakteri MR.08 sebanyak 350 galon, disini di Desa Ranca Manyar hanya 150 galon, sisanya yang 200 galon akan ditabur lusa hingga jarak 3,5 KM samapai Desa Sukamukti" jelas Dansektor 7.

"Tujuan dari giat ini adalah untuk mengurai bakteri dalam sungai dan menjernihkan air sungai yang saat ini kondisi air tercemar limbah industri hingga berwarna hitam dan bau, mudah-mudahan setelah di sebar bakteri sungai bisa jernih dan tidak bau" harapnya

60Menit.co.id
Hal ini sudah dicontohkan di wilayah oksbow sektor 6 hingga ekosistem dan biota air bisa hidup

Rangkaian baksos diisi dengan karya bakti perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebanyak 20 buah, pengecatan majid dan perbaikan jalan di minggu pekan lalu. 

"Nanti tanggal 21 ada Bakti Kesehatan, Operasi bibir sumbing, pemeriksaan gigi, pemberian kaki palsu dan pemeriksaan kesehatan umum, hingga pasen sebanyak 3000 orang," pungkas Kolonel Purwadi. 

(Zho)