ADE KACA ANGGOTA DPRD JABAR FRAKSI PAN RESES I DI 7 TITIKDI KABUPATEN GARUT

Advertisement Adsense

ADE KACA ANGGOTA DPRD JABAR FRAKSI PAN RESES I DI 7 TITIKDI KABUPATEN GARUT

Wak Puji
Kamis, 12 Desember 2019

Dalam Reses Ade Kaca, SE mendengarkan masukan-masukan dari mayarakat
60MENIT.CO.ID, Garut - Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ade Kaca SE, yang akrab disapa Ade Kaca melaksanakan reses tahun anggaran pertama di delapan titik di daerah pemilihan Kabupaten Garut.

Dari keseluruhan titik reses itu, tujuh titik sudah selesai dilaksanakan dengan peserta reses diikuti berbagai kalangan masyarakat. Termasuk kalangan guru, tokoh agama, tokoh pemuda, para kepala desa, mahasiswa dan perwakilan pesantren.

Pada reses pertamanya ini, mantan anggota DPRD Garut itu lebih banyak mensosialisasikan tentang tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) DPRD Jawa Barat, serta mitra kerja komisinya.

“Kami menyampaikan informasi terkait tugas dan fungsi DPRD Jawa Barat. Lantas kami juga menyampaikan posisi kami di komisi 5 yang mengurusi tentang kesra, pendidikan, kesehatan, sosial, pemuda dan olah raga, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan, KONI, dan pelayanan sosial,” tutur Ade.

Ia menjelaskan, selama tiga bulan melaksanakan tugas di DPRD Jabar, ada beberapa hal yang telah diperjuangkan oleh Komisi 5. Di antaranya, penetapan APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp46, 4 triliun.

“Dalam penetapan anggaran tahun 2020 sebesar Rp46,4 triliiun itu, di sektor pendidikan komisi 5 bersepakat menambah dana BOS dari Rp500 ribu menjadi Rp550 ribu per siswa per tahunnya. Komisi 5 juga menyepakati dengan Pemprov Jabar untuk tahun 2020, seluruh SMA dan SMK Negeri serta SLB dibebaskan biaya bulanan siswanya,” papar Ade.

Kegiatan reses yang diselenggarakan Anggota DPRD Jabar Fraksi PAN, Ade Kaca, di sejumlah titik di Garut. (Foto: Istimewa)
Tentu, tambah dia, hal itu dengan catatan Pemprov dalam hal ini Gubernur harus bertanggungjawab menjamin kelangsungan kegiatan sekolah dengan segala konsekwensinya.

Sedangkan untuk sektor kesehatan, lanjut pria asal Garut Selatan itu, Komisi 5 berjuang agar Pemprov Jabar harus memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin yang tidak memiliki BPJS, dengan mengalokasikan anggaran untuk masyrakat miskin, atau pengguna SKTM yang tidak memiliki BPJS sebesar Rp54 miliar. Anggaran sebesar itu diperuntukkan 6 RSUD milik Pemprov termasuk RSUD Pameungngpeuk.

Adapun kegiatan reses yang sudah dilaksanakan oleh Ade Kaca itu di antaranya di Pondok Pesantren Al- Miftah Kusmayadin di Kampung Jampang, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, kemudian di gedung serbaguna objek wisata Sayangheulang bersama warga masyrakat pelaku usaha wisata.

“Selanjutnya di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu. Berikutnya bertempat di Aula Kecamatan Bungbulang bersama warga masyrakat dari berbagai perwakilan,” terang Ade.


Setelah di sejumlah tempat tadi, selanjutnya berpindah ke Kampus STISIP Sains Garut Selatan, dan Desa Peundeuy, Kecamatan Peundeuy. Terakhir Ade akan melaksanakan reses di Kampung Pasirkulit, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, serta Kantor DPD PAN Jalan Pembangunan No 100 Kecamatan Tarogong Kidul. (Djie)