Satgas Sub 16 Sektor 22, Perangi Kotornya Sungai Legok Nangka dan Kohe
-->

Advertisement Adsense

Satgas Sub 16 Sektor 22, Perangi Kotornya Sungai Legok Nangka dan Kohe

60 MENIT
Rabu, 21 April 2021

60menit.co.id | Satgas Citarum Harum Sub 16 sektor 22, membersihkan Sungai Legok Nangka, di Rw.01 Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kab. Bandung Barat, Rabu (21/04/2021).

60MENIT.co.id, Lembang | Kondisi Sungai Legok Nangka di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kab. Bandung Barat yang sangat mengharukan, kini dibersihkan oleh satgas Citarum Harum sektor 22 sub 16, Rabu (21/04/2021)


Bersama Serma Epi Nana Rukmana selaku Dansub 16 sektor 22 membawa anggotanya untuk membersihkan dan merapihkannya dari kotoran sampah maupun acak kadutnya tatanan sungai yang ditumbuhi rumput liar dan serpihan ranting pohon.


Menurut Serma Epi Nana, bahwa pembersihan kali ini merupakan kali pertama ditemukannya tatanan sungai yang rusak. 


"Sungai Legok Nangka setelah tidak dikontrol beberapa minggu, seakan rusak parah. Baik kotor sampahnya, semrawutnya rumput liar, sedimentasi juga warna air sungai hijau berbau kotoran hewan," ujar Epi Nana. 


Perlunya pergerakan para pihak dalam pembenahan sungai di wilayah Kabupaten Bandung Barat, supaya tata kelola sungai bisa terarah dengan benar. 


Apalagi sungai yang membentang di wilayah Kecamatan Lembang sangat berpengaruh pada lahan pertanian warga, baik bidang sayuran maupun ladang sawah sebagai mata pencaharian pokok bagi warga yang secara maksimal. 


"Rata rata warga petani sangat butuh sungai yang bersih, yaitu untuk digunakan sebagai pengairan ladang kebun ataupun sawahnya petani," lanjut Epi Nana. 


Air sungai Legok Nangka terlihat hijau kohe.

Kebutuhan yang majemuk bagi warga Kecamatan Lembang tentang sungai yang bersih. Satu sisi warga butuh pemeliharaan hewan sapi salah satu pencaharian mereka bidang produksi susu yang terkenal dengan KPSBU yang berdampak pada tercemarnya air sungai oleh kotoran hewan. 


"Kami pun tidak diam sebagai satgas sektor 22 untuk memerdulikan warga yang sangat kontradiksi kebutuhannya. Insha Alloh untuk menciptakan sungai yang bersih dan sehat terus kami perjuangkan, termasuk masalah kotoran hewan yang terus kami gali solusinya," jelas Epi Nana. 


Pengolahan kompos

Di subsektor 16 merupakan salahsatu produsen Kompos dari Satgas Sektor 22 Citarum Harum. Sebagai upaya untuk mengurangi tingkat pencemaran sungai dari Kotoran Hewan dan menambah peningkatan kebutuhan penyubur tanaman bagi para petani di Kecamatan Lembang.


Satgas pun setiap hari mengolah produksi kompos dari kebutuhan bahan baku kotoran sapi dan lainya hingga kompos menjadi siap pakai di lahan pertanian. 


(zho)