Halal Bihalal Kelurahan Cipadung Kulon, Serma Abdulloh Dansub 11 Sektor 22 Beberkan Perpes 15/2018
-->

Advertisement Adsense

Halal Bihalal Kelurahan Cipadung Kulon, Serma Abdulloh Dansub 11 Sektor 22 Beberkan Perpes 15/2018

60 MENIT
Senin, 30 Mei 2022

60menit.co.id | Serma Abdulloh Fawzi (Dansub 11 Sektor 22 Citarum Harum) sedang melakukan sambutan pada acara Halal Bihalal di Kelurahan Cipadung e Kecantikan Panyileukan, Senin 30/05/2022 (zhovena)


60MENIT.co.id, Bandung | Pengakuan Pemerintah Kota Bandung terhadap Satgas Citarum Harum Sektor 22 sudah tidak diragukan kembali, seperti biasanya sikap ini terjadi karena prestasi satgas yang terus bermunculan di setiap wilayah Kota Bandung dalam penegakan Perpres No 15 Tahun 2018.


Kelurahan Cipadung Kulon Kecamatan Panyileukan, menggelar Halal Bihalal bertempat di kantor kelurahan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokohnya termasuk Forkompincam didalamnya tertera Dansub 11 Citarum Harum Sektor 22.


Serma Abdulloh Fawzi (Dansub 11) mengatakan pada sambutannya, kotoran sungai yang terkandung didalamnya adalah tinja manusia sebagai limbah domestik yang berdampak salahsatunya pada gangguan pertumbuhan anak (STUNTING), efek lain yang lebih dominan adalah disentri yang disebabkan oleh bakteri ekoli, Senin (30/05/2022)


"Semua jenis penyakit ada di sini, termasuk stunting akibat banyaknya kotoran yang belum diolah menjadi baik yang larut ke dalam sungai," singkat Abdulloh.


Stunting disebabkan oleh bakteri ekoli yang larut di air sungai, sehingga merusak gizi di dalam tubuh maka bagi anak yang masih memerlukan pertumbuhan. Sehingga anak mengidap penyakit kurang gizi (stunting) dan menghambat pertumbuhannya.


Dalam menjalankan tugasnya, Satgas Sektor 22 setiap hari melakukan perawatan sungai yang bersandar pada payung hukum Perpes 15 Th 2018, yaitu tentang percepatan penanggulangan pencemaran dan kerusakan daerah aliran sungai.


Dengan eksistensi Satgas tersebut aparat kewilayahan mengakuinya, sebab setiap hari pergerakan Satgas diketahui oleh mereka sebagai pemerintah yang ada di wilayah yang berkontribusi dengan memperbantukan pasukan Gorong-gorong bersih (Gober) untuk menyertai Satgas di lapangan.


"Dalam mencegah stunting, kita selama ini dibantu oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22, yaitu mengurus penertiban kebersihan sungai mengajar 100%  Open Defication Free (ODF) dan hasilnya sudah nyata ada," kata Sekcam Kecamatan Panyileukan, Aep Sahri, S.Sos., M.M., dalam sambutan halal bihalal di tempat yang sama.


Lebih lanjut Sekcam Kecamatan Panyileukan mengucapkan terimakasihnya kepada Satgas Citarum Harum Sektor 22 atas eksistensi tersebut, sehingga 100% ODF bisa tercapai di Kelurahan Cipadung Kulon dan wilayah Panyileukan lainnya.


Serma Abdulloh Fawzi pada kesempatan tersebut lebih ke sosialisasi yang menyarankan kepada aparat kewilayahan supaya menguatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan pola Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu berprilaku mengutamakan kebersihan di rumahnya sehingga bisa mengefek ke kebersihan sungai maupun lingkungan.


Selain Dansub 11 Sektor 22, halal bihalal dihadiri pula oleh, Sekcam Panyileukan, lurah berikut staf kelurahan Cipadung Kulon, Ka UPT Puskesmas Panghegar, Ketua dan pengurus LPM kelurahan Cipadung Kulon, juga ara Ketua Rt dan Rw se-Kelurahan Cipadung Kulon 


(zho)