Sebelum Ditertibkan, Satgas Sektor 22 Melakukan Penomoran Bangunan Liar di Maleer
-->

Advertisement Adsense

Sebelum Ditertibkan, Satgas Sektor 22 Melakukan Penomoran Bangunan Liar di Maleer

60 MENIT
Jumat, 15 Juli 2022

60menit.co.id | Letda. Inf. Jukiman Naibaho, PasiOps Satgas Sektor 22 Citarum Harum didampingi anggota sedang mendata Bangunan Liar di Sempadan Sungai Cikapundung Kolot wilayah RW 02, 03, RW 07 dan RW 08 Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal, Jumat 15/07/2022 (zhovena)


60MENIT.co.id, Bandung | penomoran dan pendataan bangunan liar yang akan ditertibkan oleh Satgas Sektor 22 Citarum Harum di wilayah RW 02, 03, RW 07 dan RW 08 Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal, Satgas didampingi oleh beberapa dinas pemerintah daerah.


Pendataan dan penomoran ini dipimpin PasiOps Sektor 22, Letda Inf. Jukiman Naibaho, langkah ini sudah pas dilakukan, soalnya menurut Letda J. Naibaho bahwa aksi ini sudah dilakukan sosialisasi sehingga masyarakat sudah mengetahuinya.


"Kita lakukan step by step, secara prosedur kita sudah melakukannya, Minggu kemaren kita lakukan pendataan yang sebelumnya sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat terdampak yang dihadiri oleh aparat kewilayahan," jelas Naibaho, nama akrab panggilan PasiOps Sektor 22, Jumat 15 Juli 2022.


Letda Inf. Jukiman Naibaho lebih lanjut mengatakan, semua ini yang berperan adalah SatPol PP Kota Bandung, bahwa dinas tersebut yang memiliki kewenangan dalam urusan penertiban. 


"Sedangkan kita dari Satgas Citarum Harum hanya mendampingi mereka, Peran Pemerintah Daerah juga wajib memfasilitasi program Citarum Harum, soalnya ini bersandar kepada Perpres 15 Tahun 2018," imbuh Naibaho.


Pendataan dan penomoran ini sudah dilakukan 2 hari, yaitu Kamis dan sekarang hari Jumat (15/07) dengan unsur yang bergerak adalah ATR/BPN, Satgas Sektor 22, BBWSC, Satpol PP,v DSDABM dan Unsur Kewialayahan.


Pada penomoran ini Satgas Sektor 22 Citarum Harum berhasil mendata, yaitu di Rw 02 penomoran bangunan sebanyak 66 bangunan, Jumlah jiwa 258 org, Jumlah KK  81 KK dan Bangunan Bersertifikat sebanyak 5 bangunan ( Ket: 3 belum diserahkan). Sedangkan yang tidak bersertifikat sebanyak 61 bangunan.


Lokasi di Rw 03 yaitu penomoran bangunan sebanyak 13 nomor bangunan, jumlah jiwa 13 org, jumlah KK  13 KK, bersertifikat nihil dan tidak bersertifikat sebanyak 13 bangunan.


Wilayah Rw 07, penomoran bangunan sebanyak 62 nomor bangunan, jumlah jiwa 272 org dari jumlah KK Sebanayak 84 KK, bangunan yang bersertifikat ada 32 bangunan sedangkan yang tidak bersertifikat Sebanyak 30 bangunan.


Wilayah Rw. 08, melakukan penomoran bangunan 7 nomor bangunan, jumlah jiwa sebanyk 8 org dari jumlah KK  4 org, bangunan yang bersertifikat nihil dan tidak bersertifikat Sebanyak 7 bangunan.


"Dari giat ini kita berhasil merekapitulasi bahwa penomoran bangunan Sebanayak 148 nomor bangunan, jumlah jiwa Sebanyak 551 org, jumlah KK 182 KK, bangunan yang bersertifikat sebanyak 37 bangunan, sedangkan bangunan yang tidak bersertifikat sebanyak 111 bangunan," tutup Naibaho.


(zho)