Pengomposan, Serma Dodi Dansub 08 Satgas Sektor 22 Kibarkan ke Seluruh Jajaran
-->

Advertisement Adsense

Pengomposan, Serma Dodi Dansub 08 Satgas Sektor 22 Kibarkan ke Seluruh Jajaran

60 MENIT
Kamis, 20 April 2023

Tampak Satgas Citarum Harum Sektor 22 SubSektor 08 sedang memproduksi kompos dari kotoran sapi, bertempat di Desa Gudang Kahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Kamis 20/04/2023 (zhovena)


60MENIT.co.id, Bandung Barat | Penertiban kotoran hewan dalam upaya menciptakan Kondusifitas bersihnya sungai dan lingkungan tanpa pencemaran, Satgas Citarum Harum Sektor 22 melalui SubSektor 08 terus bergerak dalam produktivitas kompos dari bahan baku kotoran sapi. 


Dikatakan Serma Dodi Candra selaku Dansub 08 Satgas Citarum Harum Sektor 22, langkah ini baru sebatas sekala kecil dari upaya pengurangan pencemaran, namun jika serius diikuti oleh semua peternak sapi se-Kecamatan Lembang maka akan berdampak luar biasa dari pencemaran secara drastis mengurang, Kamis 20/04/2023.


"Jika semua peternak mau mengikuti saran anjuran dari kita, maka tingkat pencemaran kotoran hewan di Kecamatan Lembang akan mudah terselesaikan, soalnya fungsi pupuk kompos ini sangat bermanfaat di lingkungan Kecamatan Lembang sendiri," kata Dodi. 


Sosialisasi antar peternak.


Kecamatan Lembang termasuk pada daerah berkomoditi Susu Murni dan Sayuran, maka dominasi pemupukan kompos dari kotoran hewan sangat diperlukan oleh warga petani. Hal ini masih terus diupayakan oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 08 melalui komunikasi sosial.


Tidak sampai di situ, Serma Dodi Candra DanSub 08 Satgas Citarum Harum Sektor 22 terus masuk ke segala kawasan dalam upaya penindakan pencemaran lingkungan dan sungai. Salahsatunya adalah Pasar Lemabang yang masih perlu dibina dalam pengelolaan sampahnya.


Saran pengelolaan sampah pasar, Serma Dodi melakukan sosialisasi ke manajemen Pasar Lembang 


"Kita juga masuk ke wilayah pasar, disini kita harapkan management pasar harus bisa mengelola sampah dengan benar sehingga tidak mencemari lingkungan," sontak Dodi.


Pengelolaan sampah tingkat pasar tentunya sangat diperlukan, selain untuk menghindari pencemaran juga sebagai etika pasar sehat dan bersih. 


Bersama salahsatu produsen, saran dan komunikasi sosial tentang Program Citarum Harum.


Serma Dodi Candra melakukan sosialisasi berikut pembinaan pengelolaan sampahnya supaya pasar dicintai masyarakat karena kebersihannya. 


"Kita melakukan ini karena kebetulan sekarang musim hujan, jika sampah tercecer bebas maka bau dan becek akan terjadi, bisa dinilai pasar ini sudah tidak sehat lagi, disini perlunya pasar masyarakat jangan sampai dikalahkan oleh pasar modern," kata Dodi.


Serma Dodi Candra terus berhadapan dengan pihak manapun, sebagai silaturahmi dalam ajang komunikasi sosial tentang program Citarum Harum yang harus segera terselesaikan. 


(zho)