Biaya Operasional dan Belanja Pegawai Over, PDAM Kolaka Defisit
-->

Advertisement Adsense

Biaya Operasional dan Belanja Pegawai Over, PDAM Kolaka Defisit

60 MENIT
Senin, 05 Juni 2023

Ruslan, S.Kom, Dirut PDAM Kolaka (foto : redaksi)


60MENIT.co.id, Kendari | PDAM Kolaka saat ini benar-benar sedang sakit. Perusahaan air minum ini dirundung defisit. Kondisi ini bahkan telah berlangsung lama. Hal ini diakui sendiri Direktur Utama PDAM Kolaka, Ruslan, S.Kom, kepada awak media, ketika dihubungi lewat telepon seluler, baru-baru ini. 


"Sampai terjadi defisit karena operasional dan biaya pegawai yang tinggi. Karena over memang kalau belanja pegawai," ujar Ruslan. Defisit terjadi sejak dulu. "Dari dulu memang pak defisit terus. Laba tidak pernah ada pak," timpalnya. Solusi yang ditempuh, kata Ruslan, bisa dengan jalan melihat sumbernya dan rasio pegawai. 


"Pertama sumbernya, kita lihat gravitasi dan pompanisasi. Kedua, harus ada rasio pegawai. Karena kalau PDAM Kolaka kan dengan jumlah pelanggan 7000 ya seharusnya 60-an karyawannya. Ini yang ada kurang lebih 100 karyawan," sebutnya. Pemda Kolaka sendiri tetap memberi atensi atas hal ini. 


Khairuddin 'Oscar', Aktivis  WASINDO (Pengawas Independen Indonesia)


Paling tidak dengan tetap memberi suntikan modal. "Akan ada pak penyertaan modal pemda 2024 nanti," ucap Ruslan. Akibat defisit juga membuat gaji pensiun para mantan karyawan PDAM Kolaka belum direalisasi. "Masih terkendala, karena sudah 20 orang lebih, harus bayar iuran sekitar 5 miliar," jelasnya.


Setiap pensiunan menerima gaji per bulan Rp1 juta. "Ada sekitar 1 juta per bulan," tutur Ruslan. Diketahui, jabatan Dirut yang diemban Ruslan periode 2020-2024. Ia dilantik 31 Januari 2020, menggantikan Dirut sebelumnya, Ir. Fachruddin Rahim. Soal ini, Aktivis WASINDO, Khairuddin, meminta BPKP mengaudit investigasi PDAM Kolaka. 


(anto)