Jadi Pendaftar Pertama, Dating Dating Siap Merebut Estafet Kepemimpinan
-->

Advertisement Adsense

Jadi Pendaftar Pertama, Dating Dating Siap Merebut Estafet Kepemimpinan

60 MENIT
Selasa, 09 April 2024

Momen pendaftaran dilakukan di Kantor PDIP Tator. (redaksi 60menit.co.id)


60MENIT.co.id, Toraja Utara | Dating Palembangan, S.E., Ak., M.M., atau akrab disapa Dating Datang mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Toraja Utara pada Selasa, 09 April 2024 untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Toraja Utara.


Kedatangannya disambut Ketua DPC PDI Perjuangan, Samuel Matasak, Wakil Ketua, Paulus Tangke dan seluruh Pengurus.


Dia memilih hendak mendaftarkan diri melalui PDI Perjuangan karena ia percaya PDI Perjuangan selalu memberikan warna yang berbeda dalam politik nasional maupun daerah. 


“Saya memilih partai PDI Perjuangan karena partai ini banyak menghadapi badai politik, tapi tetap berdiri hingga saat ini. Apalagi dari AD/ARTnya kita tahu bahwa PDI Perjuangan selalu berusaha menjadi partai ideologis, yang kuat berdiri sebagai oposisi, dan berasas pada Pancasila hingga membentuk suatu jati diri kebangsaan, kerakyatan, dan keadilan sosial," ungkap alumnus Fakultas Ekonomi Unhas Makassar ini kepada wartawan. 


Menurutnya, sudah saatnya ia sebagai Diaspora Yang Lama Tinggal di Jakarta terlibat dalam politik dan bertanggung jawab dengan kepemimpinan di tingkat daerah dan sudah saatnya Dating Datang, menerima bahkan merebut estafet kepemimpinan untuk membangun Toraja Utara dengan cara pandang yang benar. 


“Itu yang membuat saya ingin bergabung, Juga bukan sekadar memanfaatkan posisi saya sebagai Diaspora tapi saya kira harus ada tawaran pemikiran baru berbasis pada kepekaan identifikasi masalah hingga strategi kreatif-konstruktif dalam membangun Toraja Utara,” tegasnya. 


Dating juga menyinggung calon-calon lainnya yang saat ini juga menjadi perbincangan di masyarakat. 


Suasana pendaftaran Dating-dating di Toraja Utara.


Ia berharap semua orang yang menawarkan diri menjadi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara harus memiliki kemampuan mengidentifikasi masalah dan menyelesaikannya dalam program kerja. 


“Banyak nama yang muncul, tapi jangan sampai tidak menguasai persoalan di Toraja Utara, sehingga apa yang digagas bisa saja tidak terukur,” ucapnya.


Ia pun berharap semua yang mengikuti pertarungan pilkada mendatang ini harus realistis dengan keuangan daerah yang sedang tidak bersahabat sebagai dampak dari utang daerah. 


“Pemimpin Toraja Utara kali ini akan menghadapi tantangan yang berat. Sebab akan ada dobel beban saat memimpin daerah ini. Yang pertama beban membayar utang, sedangkan kedua adalah beban mengoptimalkan pembangunan dari 'modal' yang serba terbatas. Jika salah langkah akan jatuh pada lubang yang sama,” katanya. 


Pemerintahan sebelumnya, menurut dia,  ada yang berlatar belakang ekonomi, tetapi relatif belum mampu memperkuat ekonomi daerah. Sebaliknya membuat kondisi keuangan Toraja Utara menjadi sangat tidak bersahabat.  

(Oki-ji)