Dorong Pertumbuhan Ekonomi Peternak, Kolonel Wellyanto Monitoring Vaksinasi PMK ke-3 di Lembang
-->

Advertisement Adsense

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Peternak, Kolonel Wellyanto Monitoring Vaksinasi PMK ke-3 di Lembang

60 MENIT
Senin, 14 November 2022

Dansektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. FX. Sri Wellyanto Kasih) bersama Kadis Peternakan Jabar, Ketua KPSBU, Kadis LH KBB dan aparatur Pemkab BB, pada acara Vaksinasi PMK ke-3 di wilayah Desa Lembang dan Desa Wangunsari Kecamatan Lembang, Senin 14/11/2022 (zhovena)


60MENIT.co.id, Lembang KBB Dansektor 22 Citarum Harum Kol. Inf. FX. Sri Wellyanto Kasih ikuti giat Vaksin Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) ke-3 pada ternak sapi di wilayah Desa Lembang dan Desa Wangunsari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. 


Objek yang dituju di Kecamatan Lembang, karena di wilayah ini merupakan daerah produsen susu murni yang terkenal, yaitu Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU). Data peternak di Kecamatan Lembang terdapat sekitar 2.600  ekor sapi perah namun dengan adanya penyakit PMK maka banyak juga ternak sapi yang tertular. 

Dikatakan Dansektor 22 Citarum Harum, Kolonel Wellyanto Kasih menuturkan penyuntikan Vaksin PMK ke-3 ini merupakan Program Pemerintah, sebagai upaya menghindari kematian pada hewan ternak, di Kecamatan Lembang ada ribuan sapi perah penghasil susu murni sebagai mata pencaharian warga. 

"Kita mensuport pada kamajuan perekonomian masyarakat, termasuk para peternak sapi di Kecamatan Lembang supaya tidak mengalami kerugian pada usahanya," kata Wellyanto, Senin 14 November 2022. 

Dansektor 22 Citarum Harum bersama Kadis Peternakan Provinsi Jawa Barat.

Beberapa bulan ke belakang Virus PMK menyebar cukup cepat. Hewan yang tertular bahkan secara cepat menularkan kepada sapi yang lain. Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi tengah menjadi momok para peternak.

Harapan Dansektor 22, Vaksinasi ini dapat terealisasi secepat mungkin. Masyarakat yang memiliki ternak sapi di Kecamatan Lembang, diharapkan kesediaannya untuk mengikuti program pemerintah pusat berupa percepatan vaksinasi PMK. 

"Vaksinasi ini gratis dan tidak dipungut biaya. Vaksin PMK ini aman untuk sapi yang sedang hamil serta anak sapi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua KPSBU Drs. Dedi Setiadi menambahkan, cara mengatasi penyakit PMK pada sapi adalah dengan pemberian vaksinasi guna mencegah penularan PMK imbuhnya. 

Situasi di vaksinasi ke-3 di Kecamatan Lembang.

Dedi Setiadi menambahkan, untuk vaksin sapi ini sudah dilaksanakan  sebanyak 2 kali. Untuk vaksin tahap tiga perluasan ini menggunakan vaksin aftomune yang berasal dari negara Brazil.

Kaitan dengan Satgas Citarum Harum Sektor 22 kita mendukung Vaksinasi PMK ke-3, sebagai penunjang pemulihan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di segala bidang. 


"Semoga dengan tuntasnya penyakit PMK ini para peternak sapi di Kecamatan Lembang bisa mengembangkan perekonomiannya sehingga bisa meningkatkan kembali taraf penghasilan para peternak dan tidak mematikan usahanya," tutup Wellyanto. 

Hadir pada acara tersebut, Kadis Peternakan Prov. Jabar, Kadis Peternakan KBB, Kadis LH KBB, Camat Lembang, Kades Lembang dan Kades Wangunsari, Ketua KPSBU Lembang, Akademisi dan Ketua Kelompok Peternak Sapi. 

(zho)