![]() |
| Pertemuan Tim GRANAT Toraja dengan Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, di ruang kerja Kapolres, Mapolres Toraja Utara, Panga', Tondon, baru-baru ini. (dok.60menit.co.id) |
60Menit.co.id, Jakarta | Organisasi masyarakat atau Ormas GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) menjadi pilar nasional dalam mengawal pemberantasan narkotika. Dimulai dari upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika. GRANAT juga turut merintis terbentuknya BNN (Badan Narkotika Nasional). Ketua Umum DPP GRANAT saat ini adalah Prof. Dr. H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH. MH.
Khusus di Toraja, Ketua GRANAT kini dijabat Yiswa Buntu Saranga, ST. Sejak diketuai Yiswa, GRANAT TORAJA terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak utamanya pihak terkait atau institusi yang berkompeten dalam memberantas peredaran narkoba di dua kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Bahkan dalam beberapa kali aksi razia BNNK Toraja, GRANAT setempat turut dilibatkan.
Terakhir, Yiswa Saranga bersama personil GRANAT Toraja yang lain mengadakan audiens menemui Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono di Mapolres Toraja Utara di Panga’ Tondon, baru-baru ini. Personil GRANAT Toraja yang hadir dalam pertemuan dengan Kapolres Torut, selain Yiswa, terdapat Suli Matius selaku penasehat, Yulius Sampepadang, Margaretha Silambi, Kurniadi, dan Andarias Sumule.
![]() |
| Tim GRANAT Toraja foto bersama Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono. (dok.60menit.co.id) |
Agenda yang dibicarakan adalah hal-hal terkait kondisi Toraja khususnya Toraja Utara perihal narkotika dan dukungan pemberitaan tentang peredaran narkoba selama ini serta poin-poin penting lainnya. Dihadapan Kapolres, Yiswa sejatinya meminta peran publikasi media dengan pemberitaan yang valid bukan hoax. ‘Kami berharap peran media mensupport berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di Toraja, juga dukungan komponen masyarakat yang lain,” ujarnya.
Dihubungi Kamis (29/1) malam, pria yang dikenal malang melintang di dunia aktivis hingga di luar Toraja ini, sedang berada di Mapolres Tana Toraja. Keberadaannya di Mapolres Tator semalam untuk berkoordinasi dengan Kasat Narkoba atas hal krusial dan mendapat atensi khusus untuk segera ditangani. “Maaf bang ada hal yang sangat serius sedang dibicarakan untuk segera ditindak. Emergensi. Nanti saya telepon balik don’t worry bang,” tutur Yiswa dengan nada genting.
(anto)




