Polsek Jalancagak Amankan Aksi Tawuran Antar Pelajar
-->

Advertisement Adsense

Polsek Jalancagak Amankan Aksi Tawuran Antar Pelajar

60 MENIT
Senin, 05 Januari 2026

Anggota Polsek Jalancagak menangkap salahsatu pelajar yg sedang tawuran (ridho)


60Menit.co.id, Subang | Polsek Jalancagak Lagi-lagi berhasil mengamankan aksi tawuran yang dilakukan oleh sekelompok pelajar SMP dan SMA. Aksi itu berhasil diamankan di kp Jalancagak, Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten  Subang,Minggu ( 04/02/2026 ) sekira pukul 18.56 WIB.


Berkat informasi dari masyarakat, kronologis nya berawal dari saling menantang di media sosial,petugas segera bergerak langsung ke lokasi. Petugas berhasil mengamankan tiga belas pelajar diantara 10 pelar SMP dan 3 siswa SMA yang diduga melakukan aksi tawuran dan mengamankan barang bukti berupa satu bilah golok panjang, selanjutnya diamankan ke Mapolsek Jalancagak. 


Kapolsek Jalancagak Kompol Dede Suherman menjelaskan, langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri, dalam menjaga keamanan serta mencegah potensi gangguan ketertiban masyarakat. “Kami berterima kasih kepada masyarakat, yang telah memberikan informasi. Berkat kerja sama ini, tawuran dapat dicegah sejak dini,” ujar Kompol Dede.


Sebagai tindak lanjut, Polsek Jalancagak menghadirkan orang tua, komite sekolah, dan guru, untuk memberikan pembinaan kepada para pelajar tersebut. "Kami juga tidak segan-segan menindak  tegas, apabila pelajar terbukti melanggar aturan berlaku," tegasnya. 


Pasca tawuran para pelajar digiring ke Mako Polsek Jalancagak untuk dipinta keterangan.


Ia juga mengingatkan, adanya kebijakan Gubernur Jawa Barat, mengenai pembatasan aktivitas pelajar di luar rumah, hingga pukul 21.00 WIB. Namun kenyataannya, masih banyak ditemukan pelajar yang berkeliaran hingga larut malam,bahkan hendak melakukan aksi tawuran.


“Kami mengimbau kepada orang tua, agar lebih mengawasi lagi pergaulan anak-anaknya, terutama di malam hari. Jangan biarkan mereka berkeliaran di luar rumah hingga larut, karena berisiko terjerumus dalam kenakalan remaja. Sinergi orang tua, sekolah, masyarakat dan aparat keamanan sangat penting, untuk mencegah tawuran pelajar,” ucapnya


Lebih lanjut, dia menyebut, tindakan ini sejalan dengan Maklumat Kapolda Jawa Barat, tentang pemberantasan premanisme dan geng motor. “Tawuran pelajar tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga bisa menjadi cikal bakal perilaku menyimpang, seperti geng motor dan tindakan premanisme. Karena itu, kami tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk gangguan Kamtibmas,” tandasnya.


(Ridho b'w)