![]() |
| Tampak acara Refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati Toraja Utara berlangsung (sal) |
60MENIT co.id, Toraja Utara | Refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong dqn Andrew Branch Silambi', menjadi ruang terbuka untuk menegaskan arah pemerintahan ke depan.
Dalam sharing bersama media, Jumat (20/2/2026), Bro Dedy sapaan akrab Bupati Toraja Utara menyampaikan bahwa dinamika politik yang terjadi selama setahun terakhir tidak boleh mengganggu pelayanan publik.
“Dinamika itu biasa dalam demokrasi. Yang tidak boleh terganggu adalah pelayanan kepada rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sejak awal memilih fokus bekerja ketimbang merespons polemik politik. Menurutnya, kepala daerah harus memastikan stabilitas birokrasi dan kesinambungan pelayanan tetap berjalan.
Tahun 2025 disebutnya sebagai fase adaptasi dan konsolidasi. Tidak ada perombakan besar-besaran birokrasi pada masa transisi, seluruh kepala OPD diberikan kesempatan menunjukkan kinerja. Namun memasuki 2026, ia menekankan bahwa fase pembuktian telah dimulai.
“Kalau 2025 adalah pemanasan, maka 2026 adalah tahun pembuktian. Kita harus berlari, bukan lagi berjalan,” tegasnya
Dalam refleksi satu tahun kepemimpinan, Frederik menegaskan bahwa kerja-kerja pemerintah berjalan sesuai arah pembangunan yang tertuang dalam RPJMD lima tahunan dan diturunkan dalam RKPD setiap tahun anggaran.
“Kami sudah bekerja. Banyak yang sudah kita lakukan dan capaian itu bisa dilihat langsung oleh masyarakat,” ujarnya,
Penanganan Banjir dan Pembenahan Drainase
Salah satu persoalan mendasar yang menjadi perhatian di awal masa jabatan adalah banjir musiman di sejumlah titik, terutama di kawasan perkotaan.
Pemerintah melakukan normalisasi dan perbaikan sistem drainase, termasuk pembenahan saluran air yang selama ini tersumbat atau tidak berfungsi optimal.
Hasilnya, beberapa wilayah yang sebelumnya kerap tergenang saat hujan deras kini mulai menunjukkan perbaikan signifikan.
Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi genangan, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan dan aktivitas ekonomi warga.
Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Kawasan Strategis
Di sektor infrastruktur, Pemkab Toraja Utara mengalokasikan APBD untuk peningkatan dan perbaikan jalan di sejumlah wilayah strategis, antara lain Kota Rantepao, Pasar Bolu, Denpina, Sopai, Awan, hingga Balusu.
Perbaikan ini difokuskan pada peningkatan kualitas badan jalan, pengaspalan, serta penataan akses menuju pusat ekonomi dan permukiman warga.
Pemerintah juga memanfaatkan Program Inpres Jalan Daerah untuk dua ruas prioritas, guna mempercepat konektivitas antarwilayah.
Selain itu, dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut memperkuat pembangunan jalan di Kecamatan Kapala Pitu, Rinding Allo, dan Peranggian. Sinergi lintas pemerintahan ini dinilai penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
Penguatan Layanan Kesehatan: RSUD Pongtiku Marante
Di bidang kesehatan, pembangunan RSUD Pongtiku di Marante menjadi salah satu capaian fisik paling menonjol dalam setahun terakhir.
Gedung rumah sakit yang baru telah rampung dibangun dan saat ini memasuki tahap persiapan operasional.
Pemerintah daerah tengah melakukan proses pemindahan layanan secara bertahap dari fasilitas lama, dengan memastikan seluruh sarana, prasarana, serta tenaga kesehatan siap sebelum operasional penuh diberlakukan.
“Kami pastikan pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu. Proses pemindahan dilakukan hati-hati dan bertahap. Setelah semuanya siap dan berjalan baik, barulah RSUD lama kita tutup,” tegas Frederik.
Rencananya, bangunan RSUD Pongtiku lama akan dialihfungsikan menjadi Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
Fondasi Menuju Tahun Kedua
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menilai tahun pertama ini sebagai fase peletakan fondasi. Fokus diarahkan pada penyelesaian infrastruktur dasar, penguatan layanan publik, serta penataan program prioritas agar lebih terukur dan berkelanjutan.
Dengan sejumlah capaian tersebut, pemerintahan Frederik-Andrew menyatakan komitmennya untuk mempercepat realisasi program strategis di tahun kedua, dengan orientasi pada dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(sal)



