Puisi Sang Istri Harun "Kapan Ayah Pulang, Jeritan Rindu Sang Anak"
-->

Advertisement Adsense

Puisi Sang Istri Harun "Kapan Ayah Pulang, Jeritan Rindu Sang Anak"

60menit.com
Minggu, 09 Agustus 2026

Gambar Ilustrasi dari ke-2 anaknya Harun (ridho)


60MENIT.co.id, Subang

Disudut rumah ini sunyi sekali  

Kursi ayah masih kosong di meja makan  

piringnya tak ada yang mengisi  


Cangkir kopinya sudah dingin dari kemarin  

anak selalu memanggil-manggil  


"Kapan ayah pulang, Ma?"  

Tanya yang sama setiap magrib  

aku hanya bisa memeluk dan bilang  


"Sabar ya nak, ayah sedang berjuang"  

Padahal di dalam dada iniku pun ingin berteriak  


"Ayah, cepat pulang...  

Rumah ini pengap tanpa suaramu"  

mereka bilang ayah jahat  

Padahal ayah hanya menulis kebenaran  

Mereka bilang ayah bersalah  

Padahal ayah hanya membela yang dizalimi  


Ya Tuhan...  

Jika keadilan masih ada di negeri ini  

Pulang kan lah ayah kami

Sebelum anak lupa wajahnya 

Sebelum rindu ini memakan kami hidup-hidup  


Ayah...  

Rumah ini terlalu besar tanpa langkahmu  anak selalu menatap pintu  


Sambil bertanya: "Kapan ayah pulang?"  


Aku tak sanggup jawab karena tiap malam bantal ini basah oleh doa agar hakim punya hati agar keadilan berpihak 


Agar ayah segera dibebaskan  


Kami tidak butuh banyak cukup ayah kembali dan duduk lagi di kursi tuanya sambil menangis dan berharap


(Ridho)