Sub 3-22, Sungai Citepus Pajajaran Kembali Bersihkan

Advertisement Adsense

Sub 3-22, Sungai Citepus Pajajaran Kembali Bersihkan

60 MENIT
Kamis, 05 Desember 2019

60Menit.com - Tampak Satgas Sub 3 sektor 22 Citarum Harum, membersihkan Sungai Citepus Kelurahan Pajajaran, Kamis (5/12/2019)
60MENIT.COM, Bandung ☐ Satgas
Subsektor 3 - 22 Citarum Harum Bersama Gober Kewilayahan Bersihkan Sungai Citepus yang berlokasi di RW 04 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Kamis (5/12/2019).

Dalam mengantisipasi datangnya hujan, salah satu penyebab banjir karena adanya sumbatan sampah dan sedimentasi yang menghambat aliran sungai. Sehingga banjir kerap terjadi di Kota Bandung.

Dansub 3 sektor 22 (Serka nurcholis) sebelum melaksanakan kegiatan apel pagi dan berdo'a bersama agar kegiatan lancar dan selanjutnya bergerak bersama baraya serta di bantu gober membersihkan Sungai Citepus. 

"Sebelum kegiatan di mulai dilakukan  apel di halaman Kantor kelurahan Padjajaran Kecamatan Cicendo untuk mengecek kesiapan di lapangan". Katanya.

Pembesihan sungai Citepus sepanjang 150 meter sampah yang terakut kepermukaan sebanyak 785 Kg. Masih banyaknya sampah di Sungai tersebut karena kurangnya kesadaran masyarakat yang belum peduli akan keindahan lingkungan.

Menurut Serka Nurholis,"Pem bersihan sungai Citepus sepanjang 150 meter, sampah yang di hasilkan 785 Kg. Sungai bersih dan indah perlunya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan". Ucapnya.

Dalam hal ini, Satgas citarum harum Sub 3 Sektor 22 berkolaborasi dengan unsur kewilayahan untuk menciptakan Tiga Pilar yang baik di Kota Bandung. Hal ini terbukti dengan turunya 32 personil antara Baraya Sub 3 Sektor 22 Citarum Harum dan Gober Kelurahan Padjajaran Kecamatan Cicendo.

"Saya sebagai Dansubsektor 3 sektor 22 citarum, merasa bangga bisa berkolaborasi dengan kewilayahan, Karena tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak satgas Citarum bukan apa - apa". Ucap Nurcholis.

Nurcholis berharap, Semoga kedepan Kota Bandung, utamanya di sungai menjadi lebih bersih bebas dari sampah, sehingga fungsi sungai sebagai sumber hidup bisa tercipta.

(**)