DPRD DAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN GARUT PANTAU JALANNYA SELEKSI CPNS DI KOTA TASIKMALAYA

Advertisement Adsense

DPRD DAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN GARUT PANTAU JALANNYA SELEKSI CPNS DI KOTA TASIKMALAYA

Wak Puji
Selasa, 04 Februari 2020


60menit.co.id, Tasikmalaya - Test Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berlangsung di Balai Kota Tasimalaya, Jawa Barat, berlangsung kondusif. Yang mana pada Selasa (4/2/2020) sebanyak 18755 peserta asal Kabupaten Garut sudah mulai mengikuti proses test dengan menggunakan sistem CAT.

Pada hari pertama proses seleksi CPNS asal Kabupaten Garut, yang berlangsung di Balai Kota Tasikmalaya, langsung dipantau oleh DPRD Kabupaten Garut bersama Sekeretaris Daerah Garut, Ir. Deni Suherlan.

Wakil Ketua DPRD Garut, Agus Hamdani GS, mengatakan, hari ini pihaknya bersama Komisi I DPRD Garut langsung memantau jalannya proses seleksi di Kota Tasikmalaya. "Peserta terlihat saat memasuki ruangan test lancara, menunggu giliran. Kita pantau bagaimana proses seleksinya," ujarnya, Selasa (4/2/2020).

Dikatakan Agus, dalam proses selesi CPNS setiap peserta mendapatkan pasilitas satu unit komputer yang disediakan oleh panitia penerimaan. Selain mendapatkan pasilitas, proses menggunakan sistem CAT hasilnya bisa diketahui langsung oleh setiap peserta.

"Setiap peserta bisa langsung mengetahui hasilnya setelah melakukan pengisian soal menggunakan komputer," ucapnya.

Sementara anggota Komisi I DPRD Garut, Dadang Sudrajat, mengatakan dengan sistem CAT tingkat kecurangan tidak akan terjadi. Yang mana setiap peserta dalam melakukan pengisian soalnya berbeda dengan peserta yang bersamaan malakukan test.

"Hasilnya dengan CAT, akan objektif nilai bisa langsung diketahui oleh peserta. Kecuarangan juga sangat minim terjadi jika menggunakan sistem ini,"

Dadang menuturkan, proses seleksi dibagi menjadi tiga sesi untuk setiap pesertanya. Apalagi jumlah peserta dari Kabupaten Garut mencapai 18755 peserta.

"Test berjalan dengan kondusif saat mulai peserta masuk sampai proses penilaian. Setiap peserta dilayani dengan baik oleh panitia. Saya tegaskan untuk kecurangan sangat sulit terjadi apalagi kebocoran soal," ujarnya. (Djie)