AHAB SIHAB SIHABUDIN AKAN TUNAIKAN JANJI POLITIK SAAT KAMPANYE

Advertisement Adsense

AHAB SIHAB SIHABUDIN AKAN TUNAIKAN JANJI POLITIK SAAT KAMPANYE

Wak Puji
Rabu, 11 Maret 2020



60menit.com, Garut - Dalam resesnya, masa sidang II tahun 2019-2020. Ahab Sihabudin S.H.I (Anggota DPRD Provinsi F-PKS), melakukan jaring aspirasi masyarakat dengan lebih meyakinkan akan menunaikan  janji-janji politiknya saat berkampanye.

Didampingi jajaran Tenaga Ahli dan Humas DPD PKS Garut serta ketua PAC, masyarakat hadir sebagai perwakilan  dari kecamatan Sukawening, Karang Tengah dan Pangatikan di Bale Sakinah Sukamukti Sukawening dengan jumlah sekitar 75 orang, pada Selasa (10/03/2020).

Pada sambutannya, Ahab menyampaikan informasi tentang waspada virus corona  yang sudah dinyatakan positif masuk ke wilayah Indonesia. Bila perlu diadakan tanggap darurat dan koordinasi dengan seluruh intansi terkait agar mempersiapkan karantina untuk suspect maupun yang positif terjangkit.

Seperti halnya informasi di Garut ini, sudah ada satu orang yang suspect corona namun telah dirujuk ke RSHS Bandung. Karena di Garut belum ada infrastruktur yang mumpuni menangani masalah virus corona. Terkait hal tersebut, untuk langkah awal dan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan.

Kita awali cegah Corona dengan senantiasa menjaga pola makan, kebersihan tubuh dan lingkungan,” himbaunya.

Saat menjaring aspirasi, yang menjadi point pemasalahan dan keluhan masyarakat diantaranya Bank Emok  yang semakin masif dan menjerat ekonomi semakin hancur. Infrastruktur yang dirasakan masih kurang. PTSL, sertifikat tanah yang sudah diukur tapi sampai sekarang belum selesai.

terkait untuk mengatasi bank emok ini, saya akan menyampaikannya dalam rapat di komisi satu agar ada solusi. Misal, mengucurkan bantuan dalam bentuk UKM atau UMKM kepada masyarakat supaya dapat menyelesaikan permasalahan dan terlepas dari jeratan Bank Emok,” tegas Ahab.


Sementara, keluhan yang di sampaikan terkait infrastruktur fasilitas publik. Seperti sekolah / madrasah, jalan, saluran air atau pipanisasi dan bangunan lainya yang tidak bisa dibiayai oleh anggaran desa. Masyarakat berharap bisa didanai oleh program  yang di fasilitasi partai PKS.

“Dengan adanya reses ini, seluruh aspirasi yang telah di usulkan pada tingkat musrenbang baik tingkat kecamatan dan kabupaten tersebut agar dapat dikawal oleh anggota DPRD,” ujar salahsatu peserta.

Agenda reses ini, terang Ahab, adalah hal yang paling penting bagi anggota DPRD. Karena selain melaksanakan yang diamanatkan undang -undang, nantinya usulan atau keluhan masyarakat akan jadi pertimbangan pada saat pembahasan di rapat internal DPRD. Kemudian, diselaraskan  dalam pembahasan APBD.

“Saya memohon maaf apabila dari semua keluhan / aspirasi masyarakat, ada yang belum terakomodir. Karena segalasesuatunya harus disesuaikan dengan beban anggaran APBD,” bijaknya dalam mengakhiri acara. (Djie)