BUPATI GARUT HADIRI RAKER PERCEPATAN PENYALURAN DAN PENGELOLAAN DANA DESA 2020

Advertisement Adsense

BUPATI GARUT HADIRI RAKER PERCEPATAN PENYALURAN DAN PENGELOLAAN DANA DESA 2020

Wak Puji
Selasa, 03 Maret 2020


60menit.com - Bupati Garut H Rudy Gunawan menghadiri acara Rapat Kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa tahun 2020 tingkat Provinsi Jawa Barat di Sentul Internasional Convention Cektor (SICC) kabupaten Bogor, Senin (2/3/2020) pagi.

Dalam acara tersebut, Bupati Garut didampingi oleh Setda Garut H Deni Suherlan,Kepala DPMD Aji, Kepala Inspektorat Zat Zat Munajat, Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansah, Kejari Garut Sugeng Hariadi, para Camat dan Kepala Desa se kabupaten Garut.

Hadir dalam pembicara pengisi sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sedangkan Menteri Keuangan Diwakilkan Oleh Dirjen Keuangan. Serta dihadiri oleh Para Bupati/ Walikota, serta para kepala desa se Jawa Barat.

Mendagri Tito Karnavian, mengatakan dana desa yang merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

”Bapak Presiden semenjak menjabat pada tahun 2014 ingin membangun Indonesia dari pinggiran dan pedesaan, tujuannya untuk pemerataan pembangunan,” kata Tito Karnavian.

Dikatakan Mendagri, terpusatnya pembangunan di perkotaan membuat pemerintah menaruh perhatian secara khusus pada pembangunan di pedesaan. Selain pemerataan pembangunan, dana desa juga ditujukan untuk menekan angka urbanisasi dan pengangguran di desa.

”Salah satu konsep dari Bapak Presiden adalah membangun seluruh desa, dan jantung dari pembangunan itu adalah anggaran, sehingga Bapak Presiden sudah menggelontorkan anggaran sejak masa jabatan pertamanya hingga saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil, sejumlah program Provinsi Jawa Barat telah dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan desa. Mulai dari desa Digital, One Village One Company (OVOC) sampai portal desa. Dalam 12 bulan, di Jawa Barat sudah tidak ada lagi desa tertinggal.

"Menurut data BPS terakhir, angka kemiskinan kita turun tercepat di Republik ini dari tuju koma ke enam koma," terangnya,


Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam arahannya mengatakan, penyaluran dana desa tahun 2020 untuk Jawa Barat masih mengalami permasalahan. Dari 5.312 desa yang tersebar di Jawa barat, hanya 40 desa yang mendapatkan dana desa untuk tahap pertama.

Menurut Iskandar, dalam penyaluran dana desa dibagi tiga tahap, tahap pertama 40 persen, kedua 40 persen dan ketiga 20 persen, kecuali untuk desa mandiri yang hanya diberikan dua tahap yakni sebesar 60 persen untuk tahap pertama dan 40 persen tahap ketiga.

"Saya ingin menekankan lagi bahwa prioritas penggunaan dana desa di tahun 2020 ini adalah transformasi ekonomi pedesaan dan pemberdayaan sumber daya manusia. Infrastruktur boleh, tapi yang bersentuhan langsung untuk peningkatan ekonomi dan pemberdayaan sumber daya manusia, misalnya untuk irigasi pertanian, bangunan PAUD, mitigasi bencana, peningkatan kesehatan masyarakat dan lainnya," ungkapnnya.


Dalam akhir sesi tanya jawab Bupati Garut Rudy Gunawan mempertanyakan dua hal yang berkaitan dengan dana desa dan bantuan yang disalurkan provinsi Jawa Barat.

Pertanyaan pertama Bupati Garut, apakah nanti dana desa dapat di pergunakan secara join antara desa satu dengan lain, tetapi mempunyai mempunyai aspek yang Linier sama, misalkan dengan membuat jembatan bersama-sama, karena belum diaturnya membangun bersama-sama ini, seperti contoh desa A Rp.500 juta desa B Rp.500 juta karena jembatan tersebut adalah jembatan penghuhung antara desa.

Pertanyaan kedua dari Bupati Garut ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Sebelumnya kata Bupati, kami berterima kasih kepada pak Gubernur karena kabupaten Garut mendapatkan bantuan keuangan lebih dari 5 triliyun, namun kami juga meminta supaya tahun depan dari APBD propinsi memberikan bantuan keuangan ke desa untuk perbaikan jalan desa, karena jalan desa di Garut ada yang lebih dari 70km, jadi tidak mungkin diselesaikan oleh desa, meskipun 10 atau 20 tahun, ujar Bupati.

Dari semua pertanyaan tersebut, nara sumber sepakat akan merumuskan kembali dengan membuat aturan yang pas dengan apa yang di usulan dari daerah.

Dari seluruh peserta yang bertanya, Gubernur Jawa Barat memberikan hadiah sepeda tak terkecuali Bupati Garut yang pulang membawa sepeda hadiah dari Gubernur Jawa Barat. (Djie/Diskominfo Garut)