Rumah Ma Minah Guru Ngaji Di Cibiuk Akhirnya Diperbaiki

Advertisement Adsense

Bupati Garut

Bupati Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadis Pertanian Garut

Kadis Pertanian Garut

Rumah Ma Minah Guru Ngaji Di Cibiuk Akhirnya Diperbaiki

Wak Puji
Rabu, 22 April 2020


60menit.com, Garut - Ma Minah (70) guru ngaji, warga Kampung Randu Kurung, Desa Cibiuk Kidul, Kecamatan Cibiuk, Garut Jawa Barat, tidak menyangka rumahnya yang atapnya mau ambruk ada yang memperbaiki oleh donatur yang terus berdatangan. Yang ia lakukan saat ini mengaji dan mengaji menunggu keajaiban dari Alloh SWT.

"Ema setiap waktu terus mengaji dan mengaji sambil menunggu rumah selesai diperbaiki. Percaya alloh maha adil," ujar Ma Minah, Rabu (22/4/2020) saat ditemui dilokasi pembangunan rumah.

Dikatakan Minah, selama menghuni sebatang kara di rumah yang hampir ambruk tidak pernah mengharapkan bantuan dari pemerintah. Walaupun kondisi bangunan bagian atapnya mau ambruk.

"Kejaiban memang datang, banyak yang masih peduli dengan ema, sekarang rumah ada yang memperbaiki. Entah siapa yang menyumbangkan dana. Ema do'akan semuanya sehat dan sukses," kata Ma Minah.

Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Cibiuk Kidul, Cepi Alhumaedi, mengatakan, saat ini rumah milik Ma Minah guru ngaji tengah diperbaiki. Awalnya ada relawan dari Bandung yang memberikan bantuan untuk pembangunan.

"Sekarang banyak donatur yang peduli untuk membantu proses pembangunan rumah guru ngaji," ucapnya.

Ia menuturkan, dalam proses pembangunan dibentuk panitia kecil. Yang mana mereka bekerja selama 24 jam setiap harinya.

"Target pembangunan rampung sebelum puasa. Ini berkat kepedulian para dontur yang terus berdatangan. Hari ini bantuan datang dari Dandim Garut, Ikatan Wartawan Online dan Kadin,"

Ia menuturkan, untuk material pembangunan setiap hari berdatangan dari berbagai kalangan. "Ema Minah, sejak awal tidak mau untuk diungsikan dan memilih untuk diam. Yang dilakukan setiap hari olehnya mengaji dan mengaji," ucapnya.

Cepi mengaku, banyaknya donatur yang berdatangan untuk melakukan perbaikan bukan atas permintaan, melainkan datang sendiri-sendiri.

"Gak ada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Garut, yang datang apalagi memberikan bantuan. Justru sebaliknya telah menyakiti kami sebagai warga Garut,"

Berdasarkan pantuan dilokasi, para pekerja terus melakukan perbaikan rumah Ma Minah, mereka mengaku tidak mau untuk diberi upah. Soalnya, yang ditolong merupakan seorang guru ngaji. (Djie)