Sebagai Mitigasi, Satgas Sektor 03 Tanam Pohon Keras Sepanjang Induk Sungai Citarum
-->

Advertisement Adsense

Sebagai Mitigasi, Satgas Sektor 03 Tanam Pohon Keras Sepanjang Induk Sungai Citarum

60 MENIT
Minggu, 11 Juli 2021

60menit.co.id Satgas Citarum Harum sektor 03 melakukan penanaman pohon di sepanjang bantaran Sungai Citarum wilayah Kp. Kutawaringin Desa Maruyung Kec. Pacet, Minggu (11/07/2021).

60MENIT.co.id, Kab.Bandung | Satgas citarum harum sektor 03 melakukan penanaman pohon waru, disepanjang bantaran Sungai Citarum, dipimpin oleh Serka Haedar selaku Dansub 01.


Penanaman pohon waru di bantaran induk Sungai Citarum, tepatnya di Kp Kutawaringin Rt 03/RW 09 Desa Maruyung Kecamatan Pacet, Minggu (11/07/2021).


Pada kesempatan itu Serka Haedar mengatakan bahwa penanaman pohon keras terus dilakukan satgas 03, bertujuan untuk menstabilkan lahan supaya suplay udara dan aerasi tanah bisa seimbang. 


"Salahsatu tujuan peningkatan penanaman pohon keras di sepanjang bantaran Induk Sungai Citarum adalah untuk betonisasi, juga untuk stabilitas lahan supaya seimbang aerasi dan tekstur tanahnya," kata Haedar. 



Peningkatan penanaman pohon keras oleh satgas Citarum Harum sektor 03 masih terus dilakukan, hal ini lebih jelas terlihat pada beberapa bukit yang kritis.


Dansektor 03, Kol. Kav. R. Ahmad Hudiono, S.Pd., menyampaikan bahwa tindakan penghijauan dengan tanaman keras ini merupakan upaya penyelamatan lahan kritis di wilayah Pacet. 


"Semua ini kita lakukan sebagai Mitigasi, yaitu menyelamatkan alam yang sudah mulai kritis supaya tetap produktif dalam penyerapan air tanah, maka lahan tidak akan longsor," jelas Hudiono. 



Berubah fungsinya lahan hutan menjadi lahan pertanian, sangat berpengaruh pada stabilitas lahan dengan hilangnya mata air dari sumber resapan oksidasi menjadi lahan kritis. 


Hal ini sangat berbahaya bagi kelanggengan sungai dan kesuburan lahan, karena mata air akan hilang jika tidak dilakukan segera pada penghijauan pohon keras. 


"Utamanya Sungai Citarum harus kita kembalikan ke fungsinya, yaitu sebagai sumber kehidupan dan penghidupan masyarakat banyak, maka harus didukung dengan pelestarian tanaman keras yang seimbang," tutup Hudiono. 


(zho)