Resmi Dilantik, Gusti Masuk Jadi Pengurus Karang Taruna Sulsel, Fhireno : Torut Harus Bersatu
-->

Advertisement Adsense

Resmi Dilantik, Gusti Masuk Jadi Pengurus Karang Taruna Sulsel, Fhireno : Torut Harus Bersatu

60 MENIT
Minggu, 21 November 2021

60menit.co.id | Dari kiri ke kanan. Foto bersama Gusti Palumpun (mantan kareteker Karang Taruna Torut), Fhireno Bassang (putra Bupati Torut), Hermansyah (Ketua Karang Taruna Sulsel), dan Jepri Tulak (putra Torut). (ist)


60MENIT.co.id, Makasar | Sebanyak 319 pengurus Karang Taruna Sulsel resmi dilantik, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (20/11/2021).


Mantan Caretaker Ketua Karang Taruna Toraja Utara (Torut), Gusti Palumpun juga masuk dalam jajaran kepengurusan Karang Taruna Sulsel, di Biro Hubungan Masyarakat dan Publikasi.


Pengurus Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diketuai Harmansyah itu dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto.


Putra ketiga Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang (Ombas), Fhireno Sakti Bassang turut hadir dalam pelantikan tersebut. Fhireno yang akrab disapa Reno, didampingi pengurus karang taruna asal Torut, Jepri Tulak dan Gusti Palumpun.


Reno berharap, dengan masuknya putra Torut dalam kepengurusan Karang Karuna Sulsel, dapat berbuat untuk daerah. “Kita harus bersatu untuk kepentingan Torut,” tegas Reno.



Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sulsel, Harmansyah, menegaskan jika Karang Taruna tidak boleh dipecah-belah.


“Ketika ada yang mau mengobok-obok Karang Taruna di Sulsel, kami siap pasang badan,” tegasnya.


Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto, mengapresiasi pelantikan pengurus Karang Taruna Sulsel, yang disebut terbesar di seluruh provinsi se Indonesia.


“Hari ini Karang Taruna Sulawesi Selatan resmi kami lantik. Luar biasa, pelantikan Karang Taruna Sulsel ini yang paling kreatif dan terbesar se-Indonesia,” katanya.



Didik, dalam sambutannya, juga menegaskan bahwa tidak ada dualisme di Karang Taruna.


“Nasional hanya ada satu. Kami pengurus Karang Taruna Nasional adalah pemegang tunggal legitimasi. Dan kami hanya sahkan pengurus Karang Taruna Sulsel Bung Harmansyah, tidak ada yang lain,” tegasnya.


Didik juga mengingatkan kepada pihak-pihak yang tidak legal dan sah, agar berhati-hati mengatasnamakan Karang Taruna.


“Mereka bukan Karang Taruna. Jadi jangan terus membuat penyesatan, nanti jadi makar (pengkhianat negara). Kami pengurus nasional hanya mengakui Karang Taruna Sulsel di bawah Bung Harmansyah, tidak ada lagi yang lain,” tegasnya. 


(rls/erlin)