Bersama Pemkot Bandung, Kolonel Eppy Gustiawan Kembali Hadirkan Kolam Retensi di Pussenkav TNI-AD
-->

Advertisement Adsense

Bersama Pemkot Bandung, Kolonel Eppy Gustiawan Kembali Hadirkan Kolam Retensi di Pussenkav TNI-AD

60 MENIT
Senin, 21 Februari 2022

60menit.co.id | Kol. Inf. Eppy Gustiawan, Dansektor 22 Citarum Harum hadir di Peresmian Kolam Retensi Pussseniv, Senin 21/02/2022 (Foto : Zhovena)


60MENIT.co.id, Bandung | Komandan sektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.IP., kembali turut mengapresiasi pembangunan Kolam Retensi, atas Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI-AD dalam upaya kolaborasi mengatasi banjir, Peresmian ini sekaligus dalam makna Peringatan Hari Sampah Nasional.


Kesepakatan antar Pemkot Bandung yang didorong oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22 untuk membangun kolam retensi yang dapat menampung air untuk kawasan Turangga Kota Bandung di kawasan lahan Pussenkav, Senin (21/02/2022).


Menurut Kolonel Inf. Eppy Gustiawan, kolam retensi sangat bermanfaat dan sangat berhubungan dengan Program Citarum Harum, ia menyebut dapat menyelesaikan banjir di wilayah Jalan Turangga hingga Martanegara dan masuk ke Penanggulangan Kerusakan Daerah Aliran Sungai yang tercantum pada kisi-kisi Perpres No 15 Tahun 2018.


"Manfaatnya untuk menyelesaikan (banjir) di jalan Turangga sampai Martanegara. Konsepnya ruang publik bisa dijadikan Budi daya ikan, penyelamatan ini akan berpengaruh pada Mitigasi Penyelamatan Daerah Aliran Sungai" katanya. 


Lahan kolam retensi terletak di Markas Pussenkav seluas 1.500 meter persegi. Tak hanya kolam retensi saja, rencana pembangunan ditargetkan selesai 3 bulan itu akan hadir juga ruang publik, yang selama ini Pemkot Bandung selalu berkolaborasi dengan Satgas Citarum Harum Sektor 22.


"Alhamdulillah hari ini prosesnya. Kita canangkan bersama lewat kolaborasi dengan Pemkot Bandung, disini disiapkan tenaga dan teknologinya untuk pembuatan kolam retensi,," masih kata Kolonel Eppy Gustiawan.


Pembukaan acara peresmian Projek Kolam Retensi Pusseniv TNI-AD.


Hal senada dikatakan pula oleh Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Yaitu ia meyakini, kolam retensi dapat mengatasi masalah banjir di Kota Bandung.


"Ini untuk mengatasi masalah banjir di sekitar wilayah, termasuk pengelola sampah," tutur Yana. 


Hadirnya kolam retensi, lanjut Yana, juga bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan juga seperti budi daya ikan. "Disamping itu juga ada pengolahan sampah menjadi kompos atau pakan ternak metode magot. Ekosistem penyelesaian masalah Banjitr yang tentunya berwawasan lingkungan," tuturnya. 


Pembukaan Proyek dengan Simbolis Pengerukan 


Di tempat yang sama, Wakil Komandan Pussenkav TNI AD, Brigjen TNI Hendrikus Joko Riyanto menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarkat. 


"Kerjasama Pussenkav sebagai bentuk nyata dimana TNI membantu untuk kesejahteraan masyarakat dengan bersinergi program pemerintah. Sinergitas ini jalin erat dapat ditingkatkan, hal lain pula kolam retensi ini bisa mengatasi banjir di Pussenkav," kata Henrikus.


Secara simbolis, Yana dan Wakil Komandan Pussenkav mengeruk tanah menggunakan eskavator sebagai tenda awal pembangunan kolam retensi. 


(zho)