Aktifkan Biogas, Serma Dodi Candra Dansub 16 Sektor 22 : Solusi Positif Bagi Masyarakat
-->

Advertisement Adsense

Aktifkan Biogas, Serma Dodi Candra Dansub 16 Sektor 22 : Solusi Positif Bagi Masyarakat

60 MENIT
Rabu, 05 Oktober 2022

Tampak Satgas Citarum Harum DanSub 16 Sektor 22 (Serma Dodi Candra) bersama anggota melakukan pembuatan Bio Gas, di Desa Gudang Kahuripan Lembang, Rabu 5/10/2022 (zhovena)


60MENIT.co.id, Lembang | Upaya meminimalisir daya pencemaran sungai oleh kotoran hewan, Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 16 kini mengaktifkan biogas yang selama ini terhenti selama 3 (tiga) Tahun, Kata Dansub 16/22 (Serma Dodi Candra) produksi bio gas ini sebagai pendampingan dari pembuatan Kompos. 


Di Kp. Pasirwangi RT. 04/11 Desa Gudang Kahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Serma Dodi Candra mengatakan pula bahwa pengaktifan kembali bio gas ini sebagai upaya pengendalian pencemaran lingkungan dan sungai disamping memanfaatkan fasilitas yang ada dalam penggunaan biogas pada fungsinya.


"Produksi Bio Gas yang vakum selama 3 tahun ini kita aktifkan kembali untuk menambah kapasitas pencegahan pencemaran sungai, selain itu biogas milik Bpk. Ayi Suherman ini direncanakan akan mensuplay gas ke 3 rumah sebagai bahan bakar," kata Dodi, Gudang Kahuripan, Rabu 5 Oktober 2022.


Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik yang mendegradasi bahan-bahan organik. Contoh dari bahan organik ini adalah kotoran sapi, limbah domestik, atau setiap limbah organik yang dapat diurai oleh makhluk hidup dalam kondisi anaerobik. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida.

Rencana kedepan, Serma Dodi Candra selaku Satgas Citarum Harum Sektor 22 akan terus berupaya mencari solusi tepat guna lainya. Dengan difungsikan kembalinya biogas ini jika sangat dominan manfaatnya di tengah masyarakat maka akan terus dikembangkan.

Biogas setengah proses.

"Kita coba lagi difungsikan biogas ini jika muncul dan sangat berguna bagi masyarakat maka akan kami kembangkan di wilayah lainya," jelas Dodi. 

Masyarakat akan terbantu dengan ideologi positif dari Satgas Citarum Harum Sektor 22, yaitu adanya biogas ini akan membantu masyarakat sebagai pengganti kompor gas. Apalagi saat ini sudah viral bahwa  kompor harus migrasinke kompor listrik.

Dengan ideologi ini masyarakat akan lebih jelas untungnya, soalnya biaya gas bisa dibilang mahal bagi kelas mereka, apa lagi jika sudah beralih ke kompor listrik.

"Mudah-mudahan ini merupakan solusi yang tepat bagi masyarakat sebagai pengganti kompor gas, produksi biogas juga bisa mengurangi daya pencemaran sungai," ujar Dodi. 

(zho)