Perawatan Sungai Ciateul, Serma Andriyan Dansub 14 Sektor 22 Fungsikan Pentahelix
-->

PILIHAN ANDA, WAKTU SANTAI & RESMI

PILIHAN ANDA, WAKTU SANTAI & RESMI
Cemilan Enak, Gurih dan Nikmat (hanya 35K /Toples), hubungi 081320002339

Advertisement Adsense

Perawatan Sungai Ciateul, Serma Andriyan Dansub 14 Sektor 22 Fungsikan Pentahelix

60 MENIT
Kamis, 24 November 2022

Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 14 sedang membersihkan sempadan Sungai Ciateul di Rw 09 Kelurahan Kujangsari Kecamatan Bandung kidul, Kamis 24/11/2022 (zhovena)


60MENIT.co.id, Bandung | Kebersihan sungai masih terpengaruh oleh rumput liar yang menumbuhi bantaran sungai, Menurut Serma Andriyan DJ selaku Dansub 14 Satgas Citarum Harum Sektor 22, hal ini perlu perawatan yang masif dari bidangnya. 


Hal di atas dikatakannya ketika Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 14 sedang melakukan pembersihan di Sungai Ciateul wilayah Kelurahan Kujangsari Kecamatan Bandung Kidul di Rw. 09, Kamis 23/11/2022.


"Rumput liar disebut sebagai gulma, yaitu tumbuhan graminae secara liar tumbuh dan bisa merusak kondisi atau agregat sungai, sehingga tanggul sungai mudah roboh Ketika diterjang arus air yang berlebihan," ujar Andriyan kepada awak media. 


Ia bertolak ukur kepada keutuhan sungai yang harus dijaga melalui amanat Peraturan Presiden No 15 Tahun 2018, peraturan ini menjadi sandaran aksi pergerakan Satgas Citarum Harum. 


Maka kondisi seperti ini menjadi salahsatu dasar rencana aksi (Renaksi) dari Satgas Citarum Harum Sektor 22, yaitu Satgas sektor 22 di seluruh wilayah kerjanya sudah diharuskan terjun ke sungai untuk memimpin eksekusi pembersihan di lapangan. 


"Kita sudah aktif berkolaborasi dengan petugas di wilayah, maka segala aksi perawatan sungai sudah kondusif dilakukan bersama tim Gober Kelurahan kadang bersama tim reaksi cepat dari UOT dinas PU di kewilayahan," kata Andriyan. 


Gulma menyebar hingga menutupi Bantaran Sungai Ciateul.


Pernyataan di atas sudah menjadi bukti di setiap Subsektor Satgas 22, yaitu bergerak di pembersihan sungai setiap hari dari gulma, sampah domestik maupun pembersihan sedimentasinya. 


Kolaborasi ini sudah konstituen aparat Kewilayahan yang mengacu pada putusan pimpinan pemerintahan daerah, dengan me tanaman jenis program dengan konsep Kota Layak Sehat. 


Aksi Satgas Citarum Harum Sektor 22 sudah berjalan lancar di setiap wilayah, "Insha Alloh Program Citarum Harum di wilayah Satgas sektor 22 sudah kondusif di lapangan, baik dukungan dari aparat kewilayahan maupun berbagai elemen masyarakat," imbuh Andriyan. 


Satgas Citarum Harum Sektor 22 memungsikan akselerasi Pentahelix di lapangan, sehingga programnya bisa berjalan sejajar dengan semua pihak, dengan hasil akhir menuju sungai yang utuh, bersih dan sehat. 


(zho)