Mencontoh Kondisi Sungai Cikeueus, Dansub 02 Satgas Sektor 22: Prilaku Bersih Akan Mengangkat Citra Masyarakat
-->

Advertisement Adsense

Mencontoh Kondisi Sungai Cikeueus, Dansub 02 Satgas Sektor 22: Prilaku Bersih Akan Mengangkat Citra Masyarakat

60 MENIT
Rabu, 19 Juli 2023

Hasil pembersihan Anak Sungai Cikeueus mulai tampak, asalnya hampir tertutup rumput liar, Babakan Ciparay, Kamis 19/07/2023 (zhovena)


60MENIT.co.id, Bandung | Perawatan sungai oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22 melalui SubSektor 02, hari ini Kamis 19/07/2023 mengerjakan pembersihan di sungai Cikeueus wilayah RW.02 Kelurahan Margasuka Kecamatan Babakan Ciparay. 


Berjumlah 3 orang personil, Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 02 bisa menyelesaikan pembersihan sepanjang belasan meter, dengan sampah dan rumput liar yang terangkat hingga 1,5 M³. 


Dikatakan Peltu Aris Santoso selaku Dansub 02 Satgas Citarum Harum Sektor 22, yaitu perawatan di setiap sungai perlu dilakukan secara rutin, sebab jika lama dibiarkan akan terjadi kerusakan pada fisik sungai. 


"Perlunya rutinitas pada perawatan sungai adalah sebagai pemeliharaan sungai, agar tidak terjadi kerusakan pada kondisi sungai tersebut, misalnya tanggul sungai dipenuhi sedimentasi karena ditumbuhi rumput liar yang subur, dan ini mengundang bahaya banjir merupakan bencana bagi lingkungan setempat, karena fungsi sungai akan tidak normal lagi," kata Peltu Aris Santoso. 


Kondisi Sungai Cikeueus sebelum dibersihkan


Sepanjang sejarah, kerusakan sungai terjadi karena adanya pembiaran. Dampak sungai dibiarkan apa adanya akan berakibat tertutup sedimentasi karena faktor rumput liar, juga akan menimbulkan lingkungan yang kusam dan hidupnya binatang liar yang membahayakan keselamatan warga.  


"Karena ada efek yang tidak bagus bagi masyarakat terhadap sungai dan lingkungan maka Peraturan Presiden No 15 Tahun 2018 diterbitkan oleh pemerintah. Karena itu bagi masyarakat termasuk aparat daerah harus peka meningkatkan kejelian terhadap pentingnya sungai bagi lingkungan masyarakat, dan perawatan sungai harus di kedepankan," imbuh Peltu Aris Santoso. 


Kondisi Sungai Cikeueus beberapa jam dibersihkan


Terciptanya ketentraman masyarakat di lingkungan masing-masing berawal dari kebersihan sungai dan lingkungannya. Bahkan hal ini bisa menguatkan peradaban masyarakat untuk memajukan lingkungan secara spontan bisa meningkatkan harga lahan di wilayah tersebut.


Terutama masyarakat harus berprilaku cinta terhadap kebersihan lingkungan dan sungai, sikap ini akan menjunjung peradaban positif di tengah masyarakat banyak, bahkan akan menjunjung nilai derajat masyarakat itu sendiri. 


"Terus terang, bersihnya sungai dan lingkungan bisa mengangkat citra dan derajat penduduknya. Oleh karena itu masyarakat harus peka terhadap kebersihan soalnya dengan sikap seperti ini menuju Kota Bandung Kota layak sehat akan cepat tercapai," ujar Peltu Aris Santoso. 


"Untuk mewujudkan lingkungan dan sungai menjadi bersih dan sehat termasuk keutuhannya ada pada karakter masyarakat itu sendiri, yaitu adanya sikap pro aktif dan komunikatif dalam meningkatkan sikap gotong royong di tengah masyarakatnya," ujar Peltu Aris Santoso.


(zho)