Tender Proyek Pengadaan Lift Kantor DPRD Balikpapan Disoal, WASINDO Segera Turunkan Tim !
-->

Advertisement Adsense

Tender Proyek Pengadaan Lift Kantor DPRD Balikpapan Disoal, WASINDO Segera Turunkan Tim !

60 MENIT
Rabu, 19 November 2025

Tampak Gedung Kantor DPRD Kota Balikpapandan Proyek Pengadaan Lift Kantor DPRD Balikpapan. (dok.60menit.co.id)


60Menit.co.id, Jakarta | Pembangunan Kantor DPRD kembali menuai sorotan. Kali ini terkait Proyek Pengadaan Lift Kantor DPRD Kota Balikpapan yang dilelang atau ditender Dinas PUPR Kota Balikpapan pada Bidang Gedung Pemerintahan melalui E-Katalog V.6 Oktober 2025, sesuai jadwal lelang yang tertera di SIRUP Pengadaan tersebut, harus selesai pada Desember 2025.


Namun ironisnya, menurut informasi yang didapat awak media dari salah satu distributor lift, untuk pengadaan lift itu harus melalui proses yang cukup lama dan itu makan waktu kurang lebih 40-50 hari kerja sejak kontrak kerja dibuat. Jika tendernya di akhir Oktober maka perkiraan kontrak kerjanya dibuat awal November. 


“Mampu gak kontraktor atau rekanan melalui distributor resmi mengadakan barang tersebut di bulan Desember 2025, belum lagi custom dan mobile-nya dari pulau Jawa ke kota Balikpapan…?,” ujar sebuah sumber dari distributor resmi lift saat dimintai tanggapannya, baru-baru ini. 


Sumber yang enggan disebut namanya ini, menyayangkan jadwal lelang yang dinilai lambat. "Sangat disayangkan jadwal lelang lambat dan ini yang akan menjadi pertimbangan vendor atau kontraktor untuk mengikuti lelang tersebut. Waktunya sangat mepet, bisa berimbas ke kualitas lift itu sendiri nantinya..," bebernya. 


Beda halnya jika barang yang digunakan memang sudah tersedia atau ready di tempat. "Seandainya menggunakan barang yang ready, atau seken pun pastinya akan berdampak ke wire rope dan rail2 yg disimpan lama pasti akan berkarat, life time tidak akan lama..yang mengakibatkan serat rope bisa keluar dan putus elektriknya pun kemungkinan besar akan dirakit pake merek campur campur.., memang lift akan menyala saat itu tapi saat maintenance akan berdampak karena campuran dari berbagai sumber dan merk..," jelas sumber tersebut. 


Merespon hal ini, Ketua WASINDO (Pengawas Independen Indonesia) Wilayah Kalimantan Timur, Roland B Hutasoit, meminta pelaksanaan tender pengadaan lift itu sesuai aturan yang berlaku. “Tdk ada boleh ada ‘permainan’ dalam proses e-katalog tsb. ini menyangkut keselamatan para dewan yg akan menggunakan lift tsb dan juga masyarakat yg berkunjung ke kantor dewan tsb..," ucapnya. 


Roland berharap proses tender itu dikelola dengan  profesional. "Saya berharap semua berjalan dan bekerja secara profesional, harus menggunakan alat yang berkualitas, jangan sampai menggunakan alat atau perangkat yang tidak layak atau bekas, saya akan turunkan tim investigasi untuk mengecek langsung ke distributornya termasuk time schedulenya," tegasnya saat dihubungi lewat sambungan ponsel, baru-baru ini. 


Diketahui, sesuai data SIRUP dengan Kode RUP 60447565, Proyek Pengadaan Lift Kantor DPRD Kota Balikpapan Tahun Anggaran 2025 ini sebesar Rp.1.665.000.000. 


(anto)