Ketua GRANAT Toraja Wanti-wanti Darurat Narkoba: Kencangkan Gerakan P4GN di Toraja
-->

Advertisement Adsense

Ketua GRANAT Toraja Wanti-wanti Darurat Narkoba: Kencangkan Gerakan P4GN di Toraja

60 MENIT
Rabu, 14 Januari 2026

Ketua GRANAT Toraja, Yiswa Buntu Saranga, sedang berbincang-bincang dengan Jurnalis 60menit.co.id, Tommy Tiranda, dengan latarbelakang Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, SIK, SH, M.Si. (dok.60menit.co.id)


60Menit.co.id, Jakarta | Peredaran narkoba tidak pernah redup, malah kian masif hingga ke pelosok jika tidak bisa dibendung. Seperti daerah lain, kondisi ini bukan mustahil juga terjadi di Toraja. Perlu upaya pencegahan dan juga tindakan dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba baik di Tana Toraja maupun Toraja Utara. 


“Dari pantauan kami selama ini dan dari informasi yang kami dapat dari berbagai sumber, khususnya di Toraja Utara kelihatannya kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Ketua GRANAT Toraja, Yiswa Buntu Saranga, melalui telepon genggam, kepada redaksi media ini, Rabu (14/1) sore. GRANAT adalah singkatan dari Gerakan Nasional Anti Narkotika, sebuah organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang fokus pada pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba di Indonesia. 


Menurut Yiswa, selain bekerja senyap mengorek keterangan, pihaknya juga banyak mendapat informasi dari berbagai sumber di masyarakat. “Tapi kami juga tetap terbuka bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak lain utamanya BNNK Toraja, juga dengan kepolisian setempat. Tanpa kerjasama yang solid saya kira juga hasilnya tidak efektif dan tidak maksimal,” ucap pria yang dikenal kritis dan vokal ini. 


Mencermati kondisi Toraja Utara saat ini terkait peredaran narkoba, Yiswa memandang perlunya optimalisasi  gerakan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba), sebuah program inisiatif dari Badan Narkotika Nasional (BNN). “Dengan melihat kondisi yang ada gerakan P4GN memang harus dilaksanakan. Tapi Pemda selaku eksekutif dan Dewan sebagai legislatif harus mensupport dengan mem-Perda-kan P4GN agar berjalan efektif dan berhasil,” tegasnya. Yis menambahkan, pihaknya juga menakar beberapa nama yang diduga sebagai pengedar selama ini. Juga jika ada oknum aparat diduga beking. 


“Karena misi kita adalah mencegah dan memberantas atau menyapu yang kotor. Menyapu lantai yang kotor ya tentu sapunya harus bersih. Karena sapu yang kotor tidak mungkin membersihkan lantai kotor. Begitupun dalam mencegah dan memberantas narkoba, kita atau aparat harus bersih atau bebas dari narkoba,” terang Yis seraya memandang pentingnya diadakan tes urine di kalangan ASN dan aparat kepolisian di Torut dengan difasilitasi Pemda setempat. 


(anto)