Ketua Garda Walisongo Subang Soroti Kasus Harun Jangan Berlarut-larut
-->

Advertisement Adsense

Ketua Garda Walisongo Subang Soroti Kasus Harun Jangan Berlarut-larut

60menit.com
Rabu, 16 September 2026

Ketua Garda Walisongo, Ade Sahid (ridho)


60MENIT.co.id, Subang | Ketua Garda Walisongo Kabupaten Subang, Ade Sahid ikut angkat bicara terkait perkara yang menjerat jurnalis muhamad harun. Ia menilai kasus tersebut menjadi ujian bagi proses penegakan hukum di wilayah Kabupaten Subang, Rabu (16/09/2026).


Menurut Ade Sahid tiga institusi penegak hukum, yakni Pengadilan Negeri (PN) Subang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang dan Polres Subang, memiliki peran penting dalam memastikan proses hukum terhadap harun yang berjalan secara adil dan sesuai ketentuan.


“Jangan sampai hal semacam ini berlarut-larut. Prinsip penegakan hukum itu yang salah harus cepat-cepat diputuskan, yang benar juga harus buru-buru dilindungi,” ucap Ade Sahid.


Ade Sahid menyoroti proses persidangan muhamad harun yang beberapa kali mengalami penundaan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar perkara dapat segera memperoleh kepastian hukum.


Ade Sahid juga bahkan menilai, jika proses perkara terus berlangsung panjang dan persidangan berulang kali ditunda, hal tersebut dapat menimbulkan pertanyaan publik terhadap proses penanganan perkara sejak awal.


“Ketika kasus ini sengaja dibikin panjang, diundur dan diundur, ini justru menjadi pembuktian bahwa awalnya kasus ini dipaksakan. Sekarang malah jadi boomerang bagi penyidik dari kepolisian ataupun dari kejaksaan, mereka harus mempertanggungjawabkannya,” katanya. 


Ia juga mempertanyakan aspek keadilan bagi harun selama menjalani proses hukum, termasuk status penahanannya.


“Dibebaskan bagaimana baiknya, selama di tahanan seperti apa? Ini soal keadilan. Kalau hukumnya dipaksakan, itu menggadaikan keadilan hukum di Indonesia, di kabupaten subang, terutama kebebasan pers,” tegasnya.


Sebagai Ketua Garda Walisongo,Ade Sahid menegaskan bahwa organisasinya memiliki komitmen untuk ikut menjaga nilai-nilai kebenaran dan keadilan.


“Walisongo itu konsep amanat dari para leluhur untuk anak cucu kita ke depan, termasuk menegakkan hukum yang cenderung kepada kebenaran. Makanya kita tidak ridho ketika hukum dikangkangi. Kita tidak ridho ketika ada anak bangsa, anak cucunya para wali yang dikriminalisasi,” tegasnya.


Ade Sahid mengatakan pihaknya telah berdoa dan berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait perkara tersebut. Ia menyerahkan proses selanjutnya kepada Tuhan dan berharap keadilan dapat ditegakkan.

"Posisi saya sekarang sudah berdoa," pungkas Ade Sahid 


(Ridho)