Berikut Daftar 123 Fintech Ilegal Temuan Terbaru Satgas Waspada Investasi

Advertisement

Berikut Daftar 123 Fintech Ilegal Temuan Terbaru Satgas Waspada Investasi

60 MENIT
Minggu, 08 September 2019

60Menit.co.id


60MENIT.CO.ID, Jakarta - Satgas Waspada Investasi menemukan sebanyak 123 financial technology (fintech) peer to peer lending ilegal. Satgas pun menutup ke 123 pinjaman fintech ilegal ini.

Fintech ilegal tersebut mengkhawatirkan karena jumlah yang beredar di internet dan aplikasi telepon genggam kian marak. Padahal Satgas sudah meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk langsung memblokirnya.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat lebih jeli sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman secara online dengan melihat apakah fintech lending tersebut telah terdaftar di OJK atau belum," kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Tobing dalam keterangannya, Jumat (6/9/2019).

Tongam menerangkan, pihaknya secara rutin terus melakukan pencarian  fintek ilegal di internet, aplikasi dan media sosial yang kemudian mengajukan temuan itu agar diblokir Keminfo.

Selain itu, Satgas juga meminta Bank Indonesia melarang fintech yang memiliki sistem pembayaran untuk memfasilitasi tekfin pinjaman ilegal, serta selalu menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum.

Pada 2 Agustus 2019, Satgas Waspada Investasi menemukan 143 entitas fintech pinjaman ilegal. Namun dalam perkembangannya terdapat tiga entitas yang telah membuktikan bahwa kegiatannya bukan merupakan tekfin pinjaman, yaitu, Koperasi Syariah 212, PT Laku6 Online Indonesia, dan PT Digital Dana Technology sehingga dilakukan normalisasi atas aplikasi yang telah diblokir.

Total entitas fintech ilegal yang ditangani satgas waspada investasi sejak awal 2019 sampai dengan September sebanyak 946 entitas dan total yang telah ditangani sejak awal 2018 sampai September 2019 sebanyak 1.350 entitas. 

Berikut adalah 123 fintech ilegal yang ditemukan Satgas Waspada Investasi. Antara lain Akupro, Ayo Credo, Bandar Pinjaman, BantuKi, Boxbox, Bunga Dompet, Caekee, Cahaya Kilat, Cari Kredit, Cash Advance, Cash Way, Cepat Beruang, Cicilan Mudah, Cinta Uang, Dana Bagus Pinjaman, Dana Cash, Dana Luar Biasa, DANA LUHUR, Dana More, Dana Pinjaman Mobile, Dana Plus, dan Dana Priory.  
Dana Rakyat, Danaku-SYARIAH, Doku OK, Dompet Baru, Dompet Durian, Duit Kita, Duit sayang, Finsial Mekar, Mulia, Gampang Kilat, GESTUN INDONESIA, GRAB CASH, Happy Hour, Happy Time, Happy Gold, Harapan Baik, HidupID, HUJAN-MANIS, JakaRedi, KANTONGKU, KARTU PUAS–PJM KILT, KAS RAKYAT, Kas Trip, KLIK PINJAM, Kredit Kilat, Kredit Uang, KSP BCN Duit, KSP Dakin, KSP ESJ, KSP MPK, Lebah Flash, Loan plus Early Grime, Many Money.

Kemudian Meminjammr dan Mentimun, Milikmu, Miranda, MITRA DANA, MJASA SYARIAH, Modal Peluang, Modal Usaha Cepat, Dana Bagus, Panah tunai, PelangiKredit, PestaGo, PinDuit, Pinjam Aja, Pinjam gampang, PINJAM KARYA, Pinjam Tunai J Lunas, Pinjam uang cepat kilat, PinjamanOK, Pinjamanku dan Planet Bahagia, Pohon Lemon, Punyabenefit, Ransel Untung, dan RDC Pintar.

Selain itu ada Rejeki Lucky, Repiah Home,  Richindo, RP Zone, Rupiah Cepat Cair, Rupiah Plus, Rupiah Zone, Saku Mimpi, Sarung Ajaib, Satunis,SeDana,Solusindo, Summer Holiday, Terang Harapan, Tunai-Shop, Uang Plus, Uang Tunai, Utang Dulu, Utang Uang Cepat, dan Yoyo Wallet.

Lalu Wall In Upson Trainor, SpareUang Teng, TarikDompet dan kredit tercepat Superwang, SeDana, Masterrupiah, Tempat Dana, Dana-Malaikat, Wang plus, Uang Dana, DMPT KU, Gajah Hijau, Cepat Meminjam, Kelapa Dompet, UTunai, Duit Kita, dan terakhir Delima Kotak.

(Red)