Bupati Garut Melantik 11 Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut Masa Bakti 2019-2024.

Advertisement Adsense

Bupati Garut Melantik 11 Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut Masa Bakti 2019-2024.

Wak Puji
Senin, 09 Desember 2019

DR. H. Maman Rusmana, M.Pd. Mewakili Penerima SK Pengangkatan Dewan Pendidikan Kabupaten Garut (photo Istimewa)
60MENIT.CO.ID, Garut - 11 anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut masa bakti 2019-2024, resmi ditetapkan dan dilantik oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, yang berlangsung di Lapang Setda, Jalan Pembangunan, Garut, Jawa Barat, Senin (09/12/2019)

Pelantikan tersebut berdasarkan SK Bupati Garut nomor : 420/Kep.1056-Disdik; Tanggal 5 Desember 2019.

Rudy menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada tim Panitia Seleksi (Pansel) l yang menjalan tugasnya dengan baik.

Dikatakannya, Ia merasa bangga kepada ke-11 anggota yang telah bersedia untuk mengabdikan diri di Dewan Pendidikan.


“Mereka mau mengabdikan diri agar dunia pendidikan di Kabupaten Garut maju dan berkomitmen mau menjalankan tugasnya tanpa menerima gaji dari anggaran dari APBD,” ucapnya.

“Selain itu, pemikiran dan ide mereka sebagai pemerhati pendidikan sangat dibutuhkan untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Garut,” pungkasnya.

Dilain pihak Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, H. Totong S. Pd., M.Si. menyampaikan atas nama Keluarga Besar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, dirinya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan terpilih masa bakti  2019  – 2024 yang baru saja dilantik oleh Bupati Garut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut H. Totong S.Pd., M.Si
“Sebagai mitra Dinas Pendidikan, peran dan fungsi Dewan Pendidikan tentunya bisa memberikan pertimbangan, masukan, suport, mediasi dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Garut” ujar Totong.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut juga berharap kepada Jajaran Dewan Pendidikan  terpilih  akan menjadi motivasi bagi pihaknya  untuk menciptakan pembangunan pendidikan maju, berkarakter dan berbasiskan Akhlakul Karimah yang kuat bagi para peserta didik. (Djie)