ADE KACA : TIM MEDIS COVID-19 HARUS MENDAPATKAN APRESIASI DAN PENGHARGAAN

Advertisement Adsense

ADE KACA : TIM MEDIS COVID-19 HARUS MENDAPATKAN APRESIASI DAN PENGHARGAAN

Wak Puji
Selasa, 24 Maret 2020


60menit.com, Garut - Tim medis yang secara bahu membahu memberikan pelayanan kesehatan ditengah-tengah ancaman virus covid-19, patut diberikan penghargaan dan konpensasi dari pemerintah. Yang mana mereka baik dokter atau perawat telah menghabiskan waktunya dalam memerangi wabah corona yang saat ini sudah menyerang seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

"Pengahargaan bagi dokter, perawat baik yang bertugas di RSU dan Puskesmas haris dihargai, disaat masyarakat umum harus diam di rumah selama 14 hari, mereka justru berperang melawan virus yang mematikan. Penghargaan harus mereka dapatkan," ujar anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Kaca, Selasa (24/3/2020) melalui sambungan ponselnya.

Dikatakan Ade, tim medis merupakan pahlawan dan memiliki andil yang sangat besar dalam memerangi covid-19, mereka setiap waktu harus sigap dalam melayani masyarakat. Apalagi meberikan pelayanan baik terhadap orang yang positif serta ODP dan PDP.

"Kita masih bisa tidur nyenyak, mereka perawat waktunya sangat terbatas. Semua tim medis yang ada di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Garut bahu membahu dalam memerangi virus corona," ucapnya.

Ade mengaku, selama melakukan monitoring corona di Kabupaten Garut, menemukan tim medis yang begitu tidak mengenal lelah. Hanya saja dari segi safety atau perlindungan keamanan masih kurang memadai.

"Sarana pelindung diri perawat sendiri harus menjadi perhatian khusus pemerintah. Jangan sampai ada dokter dan perawat saat menangani yang positif menjadi terkena virus itu sendiri. Pelindung diri bagi tim medis harus lengkap di setiap RS dan Puskesmas," ucapnya.

Untuk itu, Ade berharap pemerintah, menggelontorkan anggaran untuk alat kesehatan apalagi saat ini di Jawa Barat yang positif virus corona setiap haru terus bertambah.

"Sebaiknya ada pengalihan anggaran untuk penyediaan alat kesehatan, selama corona menjadi virus yang menakutkan," pungkasnya.(Djie)