Beni : Kopi Garut Bergeliat Kembali Selama Era Normal

Advertisement Adsense

Beni : Kopi Garut Bergeliat Kembali Selama Era Normal

Wak Puji
Rabu, 01 Juli 2020



60menit.com, Garut - Penjualan kopi para petani asal Garut selama era normal, kembali bergeliat setelah sempat mati suri selama pembatasan aktivitas ketika merebaknya pandemi covid-19. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga Kepada wartawan, Selasa (30/6/2020)

Menurutnya, pemasaran kopi garut sudah kembali terbuka kesejumlah pasar lokal maupun kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Terutama ketika banyak kafe atau kedai kopi yang sudah mulai buka.

Dinas pertanian Garut, terus berupaya mengembangkan sektor produk kopi agar Kembali bangkit Karena selama pandemu Covid-19 terjadi kendala dalam pemasaran.


Untuk mempercepat prokosi dan pemasaran produk kopi garit, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Garut.

"Kita akan promosikan kembali kopi kita, katena di sisi produksi kita tidak masalah, cuma masalahnya serapan pasar," ujar Beni.

Dalam situasi normal, penjualan kopi jenis arabika spesial ke pasaran bisa mencapai 3 Ton per bulan, kemudian saat pandemi covid-19 anjlok hingga 5 kuintal. Namun setelah memasuki normal baru, pemasaran sundah kembali meningkat meskipun belum dalam kondisi normal mencapai 3 ton kopi per bulan.

"Sekarang sudah mulai ada pemesanan, meskipun belum normal seperti sediakala tetapi sudah ada peningkatan pemesanan," tambahnya.

Setiap tahunnya, jumlah produksi kopi di Garut mencapai 4 ribuan ton. Hasil produksi tersebut dipasarkan ke sejumlah pasar lokal, maupun kota bedar di Indonesia dan  bahkan di eksport.