Ini Cara Atasi Lendir Dengan Alami, Lendir Salahsatu Penyebab Kelainan Lambung Akut
-->

Advertisement Adsense

Ini Cara Atasi Lendir Dengan Alami, Lendir Salahsatu Penyebab Kelainan Lambung Akut

60 MENIT
Jumat, 18 Juni 2021

60menit.co.id

Ini Cara Atasi Lendir Dengan Alami, Lendir Salahsatu Penyebab Kelainan Lambung Akut (GERD).

Oleh : dr. Anandika Pawitri. 

Lendir di Tenggorokan Tak Kunjung Hilang? Ini Cara Meredakannya.

Lendir di tenggorokan adalah kondisi produksi lendir menumpuk di tenggorokan. Banyak minum air putih merupakan salah satu cara membersihkan lendir tanpa obat.
Lendir di tenggorokan bisa disebabkan oleh flu maupun pilek.

Pernahkah Anda mengalami masalah dengan lendir di tenggorokan? Jika ya, hal ini tentu terasa sangat tidak nyaman dan Anda pasti terpaksa mengeluarkannya terus-menerus.

Kondisi ini umumnya memang tidak berbahaya. Namun, Anda sebaiknya tetap mengenali penyebab dan cara mengatasi lendir di tenggorokan yang tidak mengenakkan ini.

Apa itu lendir di tenggorokan?

Lendir adalah cairan yang diproduksi oleh berbagai membran mukosa di tubuh, termasuk mulut, tenggorokan, serta hidung. Lendir ini umumnya berwarna bening dan licin. Lendir di tubuh berfungsi sebagai pelindung dan menjaga kelembapan area tubuh, serta mengandung antibodi dan enzim yang membantu melawan infeksi. Selain itu, lendir juga berperan untuk memerangkap debu, asap, atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Misalnya, lendir di bagian dalam hidung yang menyaring udara dan kotoran yang masuk bersama udara, kemudian menjadi kotoran hidung atau upil. Akibat beberapa kondisi, produksi lendir dalam hidung bisa menjadi terlalu banyak. Akhirnya, lendir ini bisa turun dan menumpuk di tenggorokan. Kondisi inilah yang disebut dengan postnasal drip atau lendir di tenggorokan. Beberapa gejala postnasal drip atau lendir di tenggorokan bisa meliputi: Muncul keinginan untuk mengeluarkan atau membersihkan lendir di tenggorokan. Sakit tenggorokan. Batuk yang muncul sesekali. Batuk terus menerus.Rasa gatal di tenggorokan. Suara menjadi serak, bahkan kehilangan suara. Sensasi rasa terbakar di tenggorokan.Seolah-olah ada benda yang mengganjal di tenggorokan.

Macam-macam penyebab lendir di tenggorokan.

Tubuh memproduksi lendir sekitar 1-1,5 liter per hari. Kendati demikian, jumlahnya akan bertambah bila Anda mengalami kondisi-kondisi medis berikut ini: Pilek.Flu. Alergi, seperti alergi terhadap debu atau serbuk sari. Infeksi sinus atau sinusitis. Infeksi saluran pernapasan. Adanya sesuatu yang terperangkap di dalam hidung (biasanya terjadi pada anak-anak). Perubahan cuaca, seperti cuaca dingin atau udara yang kering. Terpapar produk berisi bahan-bahan kimia tertentu, misalnya parfum, produk pembersih, rokok, atau jenis iritan lainnya. Konsumsi makanan yang terlalu pedas.Minum obat-obatan tertentu, seperti obat pengendali tekanan darah.Kehamilan. Pada beberapa kasus, tenggorokan berlendir bukan disebabkan oleh produksinya yang berlebihan, melainkan tenggorokan tidak mampu membersihkan dahak yang menjadi penyebab munculnya lendir. Dahak adalah lendir kental yang menyangkut di bagian belakang tenggorokan ketika kita sedang sakit. Lendir ini sebenarnya diproduksi oleh paru-paru sebagai cara untuk menghalangi masuknya virus dan bakteriAktivtas menelan atau penyakit asam lambung naik (GERD) juga dapat menjadi penyebab cairan menumpuk di tenggorokan, yang seolah-olah terasa seperti adanya lendir di tenggorokan.

Ini cara menghilangkan lendir di tenggorokan ala rumahan.

Produksi lendir yang berlebihan tentu membuat Anda merasa tidak nyaman, bahkan dapat mengganggu sistem pernapasan. Tak perlu khawatir, ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan lendir di tenggorokan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Minum air putih yang banyak.

Salah satu cara untuk mengencerkan lendir di tenggorokan adalah dengan banyak minum air putih hangat Selain dapat menghidrasi tubuh, cara ini dipercaya bisa membantu tenggorokan agar tetap lembap sehingga Anda akan terasa lebih nyaman. Anda bisa minum air putih hangat atau jenis minuman dan makanan hangat lainnya untuk meringankan produksi lendir berlebih serta meredakan sakit tenggorokan dan hidung tersumbat. Misalnya, teh dan air jahe.

2. Berkumur dengan larutan air garam hangat.

Berkumur dengan air hangat campur garam dapat membantu dalam membersihkan lendir di tenggorokan serta mengurangi sakit tenggorokan. Bagaimanakah caranya?Anda cukup melarutkan 1 sendok teh garam ke dalam air putih hangat, lalu aduk hingga merata. Kemudian gunakan campuran air ini untuk berkumur, dan buang airnya setelah selesai berkumur.

3. Mengonsumsi sup ayam.

Salah satu yang terkenal ampuh dalam mengobati lendir di tenggorokan adalah dengan mengonsumsi sup ayam. Sup ayam hangat atau makanan berkuah panas lainnya, dapat membuat tenggorokan Anda terasa lebih nyaman. Pasalnya, uap dari cairan panas akan melegakan tenggorokan dan hidung yang tersumbat, serta mengencerkan lendir di tenggorokan. Pencegahan dehidrasi juga bisa dilakukan berkat konsumsi sup ayam, sehingga membuat Anda merasa lebih baik.

4. Mandi dengan air hangat.

Sama halnya dengan makanan dan minuman hangat, mandi dengan air hangat pun dapat membantu dalam memberikan rasa nyaman. Kebaikan ini muncul berkat uap dari air hangat yang dapat mengurangi hidung tersumbat dan mengencerkan dahak.

5. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.

Jika penumpukan lendir di tenggorokan yang Anda alami memburuk di malam hari, cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari jantung. Anda bisa menambah bantal ekstra di bawah kepala Anda.Langkah ini dapat mencegah lendir tidak menggumpal atau menumpuk di bagian belakang tenggorokan, dan mengganggu tidur nyenyak Anda dengan batuk.

6. Menjaga kebersihan lingkungan rumah.

Apabila Anda mengalami tenggorokan berlendir akibat adanya alergi, Anda sebaiknya menjaga kebersihan rumah dengan saksama. Anda bisa menyingkirkan bakteri, virus, kotoran, debu, atau parasit yang menempel di perabotan menggunakan alat penyedot debu atau mengganti seprai dan sarung bantal secara rutin.Apabila lendir di tenggorokan tetap mengganggu Anda meski sudah melakukan cara-cara mengatasinya tersebut, Anda mungkin butuh bantuan obat-obatan tertentu.


(dr. Anandika Pawitri)