Pasca Rumahnya Dieksekusi di Bangkelekila', Nek Enjel Numpang di Rumah Kerabatnya
-->

Advertisement Adsense

Pasca Rumahnya Dieksekusi di Bangkelekila', Nek Enjel Numpang di Rumah Kerabatnya

60 MENIT
Minggu, 26 September 2021

60menit.co.id | Nek Enjel alias Suka' bersama kedua putranya, saat berada di rumah adiknya, Mama Katrin, di Jl Edelweis atau Lorong 4 Jl Serang, Rantepao, sehari sebelum bertolak menuju Makassar. (dok.anto), Minggu (26/09/2021).

60MENIT.co.id, Makassar | Setelah rumahnya di lingkungan Tongkonan Buntu, Bangkelekila', Toraja Utara, dieksekusi 15 September 2021 lalu, kondisi hidup Suka' alias Nek Enjel dan keluarganya, salah satu ahli waris dari Ne' Bado, pihak tergugat atau tereksekusi, drop seketika.


Nek Enjel bersama suami dan anaknya, terpaksa harus menumpang sementara di rumah keluarga atau kerabatnya. Ditemui di rumah adiknya, Mama Katrin, di Jl Edelweis (Salu Tangnga) atau Lorong 4 Jl Serang, Rantepao, belum lama ini, Suka' tampak kecapaian. 


Ia baru saja tiba dari Bangkelekila'. Dengan ditemani kedua putranya, Suka' banyak bercerita tentang peristiwa eksekusi, proses hukum yang lalu, serta silsilah kekerabatan rumpun keluarga Tongkonan Buntu.


Keterangan Suka' ini diamini kedua putranya serta Mama Katrin dan kerabatnya. Dari sini terungkap kalau antara penggugat dan tergugat ternyata masih punya kaitan erat selaku rumpun keluarga Tongkonan Buntu. 


Menurut Suka', awal mulanya tiga rumah dipadukan menjadi satu rumah disebut Tongkonan Buntu. "Tallu banua dolona dipasita'pa mendadi misa mora. Jo kanni Malaysia tonna yato napisata'pa tomatua tapi napa'dokkoi ada', ujar Suka' dalam bahasa khas Toraja. 


Suka' sendiri saat ini sedang berada di rumah keluarnya di Makassar. Tujuannya untuk konsolidasi rencana pengaduan atau pelaporan atas kasus yang dialami kepada instansi berwenang. Ia didampingi putranya, Nari. 


Sedang satu lagi putranya, di kampung yakni di Lembang Bangkelekila'. Putranya ini sedang menemani ayahnya atau suami Suka' yang konon kabarnya dalam kelemahan tubuh. "Do sia kampung tu papa'na sola tu pa'piaku misa'na. Ia solanni tu papa'na," tutur Suka' di Makassar, baru-baru ini. 


(anto)