DanSub 13 Sektor 22, Serma Apandi Sosialisasikan Perpres 15 Th 2018 di SDN 229 Cibaduyut
-->

Advertisement Adsense

DanSub 13 Sektor 22, Serma Apandi Sosialisasikan Perpres 15 Th 2018 di SDN 229 Cibaduyut

60 MENIT
Jumat, 21 Oktober 2022

Tampak Serma Apandi (DanSub 13/22) Sosialisasi di SDN 229 Cibaduyut Kidul tentang Perpres No. 15 tahun 2018, Jumat 21/10/2022 (Mg.Oleh)


60MENIT.co.id, Bandung | Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 13 yang di pimpin oleh Serma Apandi mengedukasi siswa SDN 229 Cibaduyut Kidul melalui program sosialisasi tentang Perpres No. 15 tahun 2018. 


Nampak di lokasi sekitar 50 siswa SDN 229 Cibaduyut Kidul beserta para wali kelas dan Guru lainnnya berada di lapangan sekolah guna mendengarkan pemaparan dari Satgas Citarum Harum.


Pada kesempatan tersebut, Serma Apandi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kepala Sekolah dan para Guru SDN 229 Cibaduyut Kidul yang sudah memberikan waktunya untuk bisa memberikan pemaparan kepada para siswa dan siswinya.


"Kami sangat senang berada di SDN 229 Cibadut Kidul, karena bisa langsung bertatap muka dengan para generasi penerus yang nantinya merekalah yang akan melanjutkan cita-cita kami selaku satgas Citarum Harum". Ujarnya. Jum'at (21/10/2022).


Tentunya Lanjutnya, mengedukasi para siswa terkait Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.


"Jadi kami jelaskan kepada para siswa, TNI selain di latih untuk perang mempertahankan NKRI, kami juga harus dapat menjaga ekosistem tentang pelestarian lingkungan". Ujar Serma Apandi sambil becanda di hadapan para siswa.


Kepada para siswa,  Apandi, hanya menyampaikan globalnya saja, mengingat waktu terbatas dan tentunya untuk sosialisasi di kalangan Sekolah Dasar harus bertahap agar mereka bener-benar faham dan dapat mengimplementasikannya dengan baik sampai tua nanti.


"Namun kami tetap memberikan himbauan serta mengajak kepada seluruh siswa dan para guru yang ada di SDN 229 Cibaduyut Kidul untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak di perkenankan membuang sampah ke daerah aliran sungai". Tutup Apandi. 


(Sholeh)