Nyi Tanjung Rarangan Panglima Perang Kerajaan Galuh
-->

Advertisement Adsense

Nyi Tanjung Rarangan Panglima Perang Kerajaan Galuh

60 MENIT
Selasa, 11 Juni 2024

Foto diambil dari Sejarah Kesultanan Kacirebonan (zhovena)


BERAWAL DARI AMBRUKNYA KERAJAAN PAJAJARAN 

(Pembukaan adanya Kerajaan Cirebon dan yang lainya di Tatar Sunda)

Kerajaan Pajajaran merupakan salahsatu kerajaan besar di Nusantara. Berawal dari nam besar ini hingga Kerajaan Pajajaran mulai kisruh di dalam keraton itu sendiri.


Kisruhnya di Kerajaan Pajajaran alhasil berdampak buruk, bahkan kian lama mengalami kehancuran dan tanpa bekas sehingga anak keturunan Keraton Pajajaran berinisiatif mendirikan kerajaan baru, salahsatunya adalah Raden Walangsungsang dikenal juga dengan nama lain yaitu Ki Somadullah, Haji Abdullah Iman, Pangeran Cakrabuana dan Embah Kuwu Sangkan yang berhasil mendirikan kerajaan Cirebon.


Raden Walangsungsang merupakan putra Prabu Siliwangi dari Nyi Subang Larang, sebagai kakak dari dua saudara kandung yang bernama Raden Kian Santang dan Rara Santang (ibu Sunan Gunung Jati).


SEKILAS TENTANG NYI TANJUNG RARANGAN 

Nyi Tanjung Rarangan adalah  Putri dari Pucukumun Talaga, wanita ini dikisahkan wanita perkasa dimana pada saat terjadinya Perang Cirebon melawan Talaga (Majalengka) Nyi Tanjung Rarangan bertindak sebagai saplah satu Panglima Tempur Talaga mendampingi Kakaknya Arya Salingsingan. 


Guna menghadapi Panglima Tempur wanita Talaga, Cirebon menerjunkan Nyimas Gandasari untuk melawannya. Di akhir cerita Talaga dapat ditaklukan Cirebon, namun Nyi Tanjung Rarangan berhasil meloloskan diri ke Gunung Ciremai. Sementara itu kakaknya dapat ditangkap hidup-hidup oleh Pasukan Cirebon. Di Kemudian hari Arya Salingsingan justru masuk Islam dan nantinya menjadi Panglima Tempur di Kesultanan Cirebon. 


(*)