![]() |
Tampak depan (kiri), tampak ruang tidur sudah sangat tidak layak huni (Ridho) |
60MENIT.co.id, Subang | Masyarakat Berharap Kepada Pihak Pemerintah Desa Mayang, pihak Pemerintah Kecamatan Cisalak, serta Kepada pihak Dinsos dan Pemkab Subang, supaya secepatnya segera bertindak membantu warga masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah, jangan sampai rumah tersebut keburu ambruk dan memakan Korban Sabtu ( 30/08/2025 )
Maka dari itu publik meminta kepada pihak terkait supaya segera mendatangi rumah tersebut dan memberikan bantuan sebagaimana yang diharapkan oleh penghuni rumah, rumah tersebut di huni oleh dua orang Anak muda diketahui keduanya yatim piatu.
Saat dikonfirmasi awak media 60menit, Agus selaku pemilik rumah mengatakan, Agus dan saudaranya bekerja serabutan. Untuk mencari biaya hidup sehari hari Agus merasa sedih dengan keadaan rumah yang dihuni bersama saudaranya.
"Untuk kebutuhan biaya sehari-hari saja, saya merasa bingung, apalagi untuk memperbaiki rumah,yang sehari harinya menjadi tukang ojek.Ngojek dikampung, kadang saya dapat uang kadang juga tidak, tapi saya terus jalankan abis mau bagaimana lagi karena memang tidak ada lagi pekerjaan lain, kalau tidak di jalanin usaha ngojek, untuk hidup sehari-hari saya darimana atuh," ucapnya.
Ia menambahkan, "Sebenarnya rumah saya sudah lama rusak.Tapi sampai saat ini saya belum punya biaya untuk memperbaikinya, jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk biaya sehari hari saja merasa bingung, karena pendapatan saya dari hasil ngojek tidak tentu, kadang dapat kadang tidak," keluhnya.
Seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan kepada awak media 60menit, warga merasa sangat prihatin melihat kondisi rumahnya dan sangat berharap pihak pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki, karena rumah tersebut sudah tidak layak huni, "Bagian atasnya genteng sudah pada jatuh karena bagian atap kayunya sudah lapuk, kamar pun sudah tidak bisa dipakai tempat tidur. Karena atasnya sudah rusak. Jadi kalau ada hujan rumah kebanjiran," kata warga
![]() |
Tampak jelas kondisi ruang / kamar tidur yang sudah lapuk dan tidak berbobot lagi. |
Agus dan saudaranya, mengatakan, kepada awak media 60menit, "Saya sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah untuk membantu memperbaiki rumah saya," ucapnya sambil berkacak kaca.
Saat Awak Media 60menit mendatangi kantor Desa Mayang, untuk Konfirmasi kepada kepala desa, sangat di sayangkan kepala desa sedang tidak ada di kantornya.
Awak media 60menit pun konfirmasi langsung kepada petugas yang ada di kantor desa, menanyakan apakah pihak Pemdes Mayang Sudah mengetahui keadaan rumah warganya.
Pihak Desa bagian kasi pemerintahan, Peri, memberikan keterangan, bahwa pihak pemerintahan desa sudah lama mengetahui keadaan rumah warga yang sudah lama rusak tersebut. Dan Sudah berupaya meminta bantuan kepada beberapa pihak, termasuk ke pihak dinas sosial. "Pihak pemdes sudah mengajukan bantuan untuk perbaikan rumah tersebut, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan," ucap Peri.
BPD Desa Mayang, Alep, mengatakan kepada awak media 60menit. "Sebenarnya kamipun merasa prihatin dengan keadaan Rumah yang sudah rusak tersebut, apalagi penghuni rumahnya adalah Anak Yatim piatu, kondisi tidak mampu untuk memperbaikinya. Insya Alloh akan kami usahakan lagi untuk mengajukan bantuan kepada pihak pemerintah Kabupaten Subang dan kepada pihak Dinas Sosial, semoga saja cepat di tanggapi dan secepatnya dibantu," pungkasnya.
( Tim)