![]() |
| Naomi, mantan Kepsek SMPN 2 Bonggakaradeng Tana Toraja (Oki) |
60MENIT.co.id, Tana Toraja | Komentar tak senonoh seorang warga Sangala' Tana Toraja (Makula', Tokesan) terhadap mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Bonggakaradeng, Naomi, berbuntut panjang. AKUN JANTI (Aleisha Hana) diduga berkomentar tak senonoh pada sebuah unggahan di media sosial (T**EK TE***G).
Walhasil, ulah Janti, Aleisha Hana pun viral.
Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga berprofesi sebagai Pengacara, Rusmain, SH,,MH, meminta agar Polisi (Polres Tana Toraja) menuntaskan kasus penghinaan terhadap Kepala Sekolah SMPN 2 Bonggakaradeng, Naomi.
Rusmain meminta Polisi segera menangkap pelaku yang melakukan penghinaan.
"Kita mohon kepada pihak kepolisian untuk kasus ini menjadi prioritas, segera ditangkap pelaku dan di proses secara hukum," kata Sang Pengacara, Sabtu (15/08/2026).
Hal yang sama disampaikan oleh wakil keluarga besar Naomi, menurutnya Kasus Hinaan ke Naomi, mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bonggakaradeng pihaknya sudah membuat laporan resmi ke Polres Tana Toraja. Laporan itu bernomor LP/B/199/VIII/2026/SPKT/Polres Tana Toraja/ Polda Sulawesi Selatan.
"Awalnya kami sudah melakukan pertemuan dengan Keluarga untuk membahas soal ini. Baru tanggal 5 Agustus 2026 kemarin, Kami keluarga sepakat Ibu Naomi membuat laporan resmi ke Polres Tana Toraja," ucap wakil keluarga yang enggan namanya disebut.
![]() |
| Mako Polres Tana Toraja dan bukti lapor korban. |
Ia meminta kasus ini menjadi prioritas karena diduga berhubungan dengan Sara.
"Saya secara pribadi sudah terus ditanya tentang kasus ini oleh keluarga besar.
Kemarin dari Kalimantan juga baru bertanya. Kasus ini bukan hanya masalah Penghinaan tapi juga orang Toraja ikut tersinggung. Oleh karena itu kami minta agar kasus ini segera dituntaskan," tuturnya.
Ia pun menyayangkan komentar tersebut kenapa pelaku mengunggah Foto Ibu Kepala Sekolah, Naomi.
Keluarga besar kami meminta pelaku agar lebih bijak saat berkomentar di medsos. Pemilik akun dengan banyak pengikut itu berkeyakinan pelaku berkomentar dalam keadaan sadar.
"Semoga apa yang Bapak lakukan tidak terjadi pada keluarga Bapak.
mengalami hal-hal seperti apa yang Bapak lakukan ke keluarga saya," cetusnya.
"Saya yakin bapak berkomentar dalam keadaan yang sadar," pungkasnya.
Saat berita laik tayang Polres Tana Toraja belum terkonfirmasi oleh awak media.
(Oki Salmon)




